by

Panen sayur kol melimpah, Pendistribusian Minim

Airterkini.com, Tator – Lembang Parindingan  kecamatan Gandang batu Sillanan dikenal sebagai lumbung pangan di Tana Toraja, khususnya komiditas holtikultura.

Daerah ini dikenal sebagai penghasil sayur-sayuran, Tomat, kentang dan kopi.  Petani sayur kol Lembang Parindingan Samuel Sampe, misalnya, mengeluh akibat stok panen melimpah namun terkendala di pendistribusian.


” Biasanya setiap Minggu hasil panen kol didistribusi ke pasar dan daerah lain aebanyak 6 truk. Namun setelah Corona, pendistribusian hanya satu mobil, itupun pake mobil pickup saja .” ungkap Samuel.


Saat ditanya penyebab pendistribusian kurang lancar, Samuel menduga adanya pembatasan kendaraan akibat wabah Corona.


Dampak dari minimnya pendistribusian membuat petani parindingan menunda panen kol.


Menurut Samuel, kerugian  akibat minimnya  pendistribusian sayur kol sekitar Rp 48 juta per Minggu. “sebelum dampak corona, pendistribusian sayur kol ke daerah-daerah 6 truk per Minggu. Sekarang hanya 1 truk per minggu ” jelas Samuel.


Sementara kepala Lembang parindingan, Mathius Susa Saba mengakui adanya kerugian yang dialami petani sayur kol.” Ya benar saya sering mendapat keluhan dari petani sayur kol akibat minimnya pendistribusian (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini