by

Soal Larangan Ballo’, Perwakilan Penyalur Ballo’ Kritik Pemerintah

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Perwakilan penjual dan penyalur Ballo’ Tana Toraja, Gista, mengkritik keras kebijakan pemerintah camat Bonggakaradeng atas larangan penyaluran Ballo’ asal Bonggakaradeng.

“Mestinya pak camat tak perlu malu menarik aturan larangan penyaluran Ballo dari Bonggakaradeng,” kata Gista, saat menyambangi Kantor Redaksi Airterkini.com, di depan Hotel Batupapan, Se’pon, Makale, Jumat siang ini (3/4).

Menurut mantan Aktivis UKI Toraja dan Ketua Senat Fakultas Ekonomi UKI Toraja (UKIT) periode 2016/2017 ini, pelarangan penyaluran Ballo’  belum saatnya dilakukan di Tana Toraja. “Yang harus diperketat sekarang adalah larangan keluar masuknya mobil di perbatasan Tana Toraja,” ujar Gista

Pria gagah ini menjelaskan, teknik dan cara pendistribusian Ballo’ yang biasanya dilakukan petani hingga ke tangan konsumen adalah, pertama dari petani Ballo, lalu ditampung oleh penyalur Ballo’ dengan menggunakan mobil dan motor. Setelah itu, pedagang Ballo’ atau pemilik warung menjemputnya di terminal dengan cara langganan. Juga ada yang diantar langsung ke pelanggan warung.

“Kita sepaham soal pencegahan wabah Corona, namun camat Bonggakaradeng tidak boleh berlebihan soal kebijakan,” tandasnya. Dibanding toko-toko yang masih buka sekarang, lanjut Gista, mobil angkutan, kegiatan ojek, dan perusahaan-perusahaan lain yang masih beroperasi, malah rentan terjadap virus. “Ironisnya larangan penjual Ballo hanya berlaku di pemerintahan Bonggakaradeng,” ketus Gista (albert)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini