by

Bantuan Pemerintah Untuk Kelompok Tani di Tator Diduga Menyimpang

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Pemerintah selalu menggelontorkan bantuan untuk kelompok tani di daerah. Namun bantuan dalam bentuk program kegiatan itu harus tetap dalam pengawasan agar tidak menyimpang dari tujuan dan manfaat sesungguhnya. 

Seperti halnya bantuan untuk kelompok tani di Tana Toraja melalui Dinas Pertanian setempat. Dilaporkan, bantuan untuk kelompok tani di Tator itu diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Jenis bantuan kelompok itu mulai dari alat mesin pertanian, bantuan benih, pupuk serta bantuan pemerintah lainnya. 

Menurut sumber warga yang enggan disebut namanya, ada sejenis alat merek Alsintan dikuasai perorangan. Bahkan seorang kepala lingkungan diduga turut keciprat bantuan tersebut. 

Konon, bantuan itu seharusnya untuk pengurus kelompok lingkungan. Namun setelah bantuan berupa alat itu keluar, diduga langsung dikuasai dan disimpan di rumah kepala lingkungan bersangkutan.

Kondisi ini membuat petani semakin sulit. Betapa tidak, di banyak tempat di Bittuang misalnya, petani yang mau beli bibit atau pupuk harus berhutang pada orang. Sementara bantuan yang menyangkut hajat hidup orang banyak ini diduga diselewengkan.

“Saya hanya menggarap lahan. Kadang saya harus pinjam uang untuk beli pupuk. Selama ini saya tak pernah dapat bantuan pertanian. Sudah bertahun-tahun saya bertani,” ujar seorang petani ditemui di Bittuang.

Dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu, siang ini (4/4), Kepala Dinas Pertanian, Salvius Pasang, tidak menjawab. Bahkan hingga berita ini naik tayang, Salvius masih tidak bergeming. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini