by

Polres Tator Turunkan Personil Lakukan Pencarian dan Evakuasi Korban Longsor

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Penanganan bencana tanah longsor di Kecamatan Makale Selatan masih berlangsung. Polres Tana Toraja turunkan personil mencari dan mengevakuasi korban. Akibat longsor, tiga orang meninggal dunia dan beberapa rumah warga mengalami kerusakan. 

Personil yang dikerahkan dari Polsek Makale, Inafis Sat Reskrim dan personil yang berada di Mapolres Tana Toraja. Khusus Polsek Makale bersama Inafis Sat Reskrim terlebih dahulu tiba di lokasi, dengan melewati medan berat akibat adanya longsoran kecil yang menutup jalan menuju dusun Putu’. 

Personil Polres Tator yang tiba lebih awal ini segera melakukan evakuasi dan pencarian korban meninggal, dengan dibantu warga setempat yang juga turun membantu upaya evakuasi.

“Kapolsek Makale AKP Yacob Parinding bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Ridwan dan Personil Polsek Makale mendatangi TKP dan langsung melakukan evakuasi dan pencarian korban, sementara Unit Identifikasi Polres Tana Toraja yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan dan Kanit Identifikasi Ipda Iskandar yang juga tiba di lokasi kejadian juga turut membantu evakuasi, dan Tim Inafis Sat Reskrim lakukan identifikasi kepada korban yang berhasil ditemukan,” ujar Aiptu Erwin saat dikonfirmasi.  

Mempertimbangkan kemungkinan longsoran susulan, Aparat Kepolisian bersama TNI (yang turun pula ke lokasi kejadian) memberikan himbauan ke warga untuk mengevakuasi diri, lebih tepatnya mengungsi sementara untuk menghindari adanya longsor susulan. 

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto bersama Dandim 1414/Tator Letkol CZI. Zainal Arifin yang sedianya akan ke lokasi, menemui hambatan. Pasalnya, kendaraan yang ditumpangi kedua pejabat unsur Forkopimda Tator ini tidak mampu melintasi beratnya medan jalan yang menuju lokasi. 

Keduanya terpaksa hanya mengontrol upaya evakuasi yang dilakukan personilnya dengan menggunakan sarana komunikasi seluler.

Berikut informasi korban jiwa yang tertimbun tanah longsor :

1. Bottong (70), Pekerjaan Tani, Agama Hindu Alukta, Alamat Dusun Putu’ Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan.

2. Risa’ (35), Pekerjaan IRT, Agama Katolik, Alamat Dusun Putu’ Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan.

3. Yan (15), Pekerjaan Pelajar, Agama Katolik, Alamat Dusun Putu’ Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan.

Dengan mempertimbangkan adanya retakan pada tebing yang berpotensi terjadinya longsor susulan, 8 KK yang berada di sekitar lokasi kejadian disarankan untuk mengungsi.

Berikut 8 Keluarga yang diminta segera mengungsi, yaitu :

1. Yohanis Palullungan, memiliki penghuni rumah sebanyak 7 jiwa

2. Raba’ , memiliki penghuni rumah sebanyak 5 jiwa

3. Denggo, memiliki penghuni rumah sebanyak 4 jiwa.

4. Lai Matteng, memiliki penghuni rumah sebanyak 4 jiwa.

5. Lai Dudung, memliki penghuni rumah sebanyak 4 jiwa

6. Lamba’ , memliki penghuni rumah sebanyak 8 jiwa

7. Kala’ memiliki penghuni rumah sebanyak 8 jiwa

8. Ruru, memiliki penghuni rumah sebanyak 2 jiwa.

Informasi selanjutnya yang dihimpun, bahwa saat ini Pemerintah setempat yakni Camat, Kepala Lembang dan Kepala Dusun mendata warga yang rumahnya berpotensi mengalami musibah longsoran. Mereka rencananya akan diungsikan sementara untuk mencegah timbulnya korban jiwa. (*/albert) 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini