by

Camat Saluputti Intervensi Kalem, Rekomendasi Aparatur Lembang Boronan Ditahan

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Camat Saluputti, Arnold Sirenden menahan surat rekomendasi pengangkatan Aparatur Lembang (red, Aparatur Desa) Salu Boronan sejak 13 Januari 2020 hingga saat ini.

Tindakan sang camat ini diduga dilatarbelakangi keinginannya yang tidak diindahkan Kepala Lembang (Kalem) Salu Boronan, Yartinus Waruwu. Arnold Sirenden menginginkan Aparat Lembang Salu Boronan tidak perlu diganti.

Akibatnya, sekitar 400 warga Lembang Salu Boronan tidak bisa menikmati pelayanan prima dari Lembang Boronan.

Intervensi Camat Saluputti ini membuat Kalem Salu Boronan Yartinus Waruwu bertindak ekstra demi menyelesaikan masalah yang dialami lembangnya.

Menurut Yartinus, sejak menerima SK dari Bupati Tana Toraja, dirinya tidak bisa bekerja maksimal. “Sampai sekarang kami sangat sulit mengurus warga Lembang Salu Boronan karena rekomendasi pemberhentian aparat lembang tertahan oleh Pak Camat,” ujarnya saat mendatangi Kantor Redaksi Airterkini.com di Se’pon, Makale, Jumat lalu (10/4).

Efek lain tindakan camat ini, kata Yartinus, pihaknya mengalami kesulitan dalam mencairkan dana lembang. 

Yartinus mengaku, dirinya  sudah berulangkali bermohon kepada Camat Saluputti agar rekomendasi pemberhentian Aparat Lembangnya dikeluarkan, namun hingga kini belum ada realisasi.

Padahal, berdasarkan Pasal 26 ayat (2) huruf b UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa, kewenangan Kepala Desa untuk mengangkat dan memberhentikan Aparatur Desa. Kemudian Pasal 51 mengatur pelarangan perangkat desa. Selain itu, hal khusus yang menjadi alasan pergantian aparatur lembang karena tidak bisa diajak bekerjasama.

“Salah satu alasan saya menggantikan aparatur lama karena ada beberapa perangkat lembang sebelumnya tidak berdomisili di Lembang Salu Boronan. Selain itu ada juga aparat lembang lama menghapus semua data di laptop. Pada intinya sudah tidak bisa diajak kerjasama. Untuk apa saya pertahankan orang seperti itu,” tegas Yartinus.

Meskipun sudah dimediasi Dinas terkait dan adanya Surat Permohonan Aparatur Lembang ditandatangani Badan Permusyawaratan Lembang (BPL), Camat Saluputti tetap ngotot tidak mengeluarkan Rekomendasi Aparatur Lembang Salu Boronan.

Menurut Camat Saluputti, pihaknya menolak pergantian aparatur lembang itu karena tidak berdasar. “Saya kira aparaturnya tidak perlu diganti dulu,” respon Camat Saluputti saat Kru Airterkini menyambangi kantornya.

Namun respon Camat ini ditepis Kalem Salu Boronan dengan alasan pengajuan Surat Staf Baru Perangkat Lembang Boronan Nomor 14/LSB-SB/1/2020 tanggal 13 Januari 2020 sudah ditandatangani Camat Saluputti. 

“Ini surat pengajuan saya dan sudah ditandatangani Pak Camat. Kenapa Pak Camat berdalih seakan saya menjebak dia untuk tandatangan surat permohonan,” ungkap Yartinus sambil memperlihatkan bukti surat tersebut.

Sebagai pembanding, di beberapa lembang memberlakukan pergantian perangkat lembang tanpa masalah. Seperti Lembang Turunan, Perindingan, dan lainnya.

Diketahui, Yartinus terpilih menjadi Kepala Lembang  Boronan dengan perolehan suara 247 dari 387 pemilih. Dia mengungguli 2 calon lainnya. (gis/sep)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini