by

Rumah Aspirasi Milenial: Tidak ada yang salah dari pembebasan narapidana karena soal Covid 19

JAKARTA, AIRTERKINI.COM – Direktur Politik, Hukum dan HAM Rumah Aspirasi Milenial, Teofilus Mian Parluhutan, menyampaikan bahwa tidak ada yang salah dari kebijakan Menteri Hukum dan HAM RI (Menkumham RI) perihal pembebasan narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) karena kondisi kelebihan kapasitas di tengah pandemi COVID-19. Menurut Teofilus, kebijakan yang diambil sudah tepat dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. 

Keputusan Menteri Nomor: M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Narapidana

Anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-19 pada tanggal 30 Maret 2020, selain menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, Keputusan tersebut juga dapat menghemat anggaran negara sebesar 260 miliar rupiah. Anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19. 

Selain itu Kepmen tersebut juga sudah sesuai anjuran Komisi Tinggi PBB untuk HAM, dan Sub-Komite PBB Anti Penyiksaan. Banyak negara-negara di dunia yang sudah merespon himbauan PBB tersebut. Contohnya, Iran sudah membebaskan 95 ribu orang termasuk mengampuni 10 ribu orang. Begitu pula, Brazil membebaskan 34 ribu narapidana. 

Teofilus menyatakan, di tengah masa pandemi seperti sekarang, alangkah baiknya masyarakat tabayyun (mencari tahu maksud dan kebenaran) dan tidak suudzon (berburuksangka)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini