by

Dari Tur Safari Airterkini: Pemkab Tator Diminta Proaktif dan Fokus Bangun Simbuang-Mappak

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Entah apa di benak Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, sehingga berpuluh tahun infrastruktur menuju Kecamatan Simbuang-Mappak seakan terabaikan. Padahal, daerah tersebut berpenduduk sekitar 13.000 dengan sumberdaya alam (SDA) yang memadai. Sama halnya kecamatan lain yang ada.

Dari penelusuran Airterkini, 20 April 2020, kondisi jalan menuju Simbuang-Mappa sungguh memprihatinkan. Belum ada perubahan signifikan. Jalan masih alami dengan corak tanah kekuning-kuningan dan coklat. Sepanjang jalan ke Simbuang-Mappak tampak seolah tak ada kehidupan. 

Aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar, lumpuh. Tak hanya itu, penggilingan padi pun jarang ditemukan. Masyarakat masih menumbuk padi ala era 50 tahun silam. Kondisi tanahnya berbatuan. Begitu pun drainase jalan, masih alami. Kru Airterkini sempat menyaksikan di tengah jalan terdapat batu besar menghambat. Sontak, awak media yang terdiri dari beberapa orang, menemukan proyek jalan coran yang amburadul. 

Beberapa dari proyek itu baru dikerja sudah berserakan. Ironisnya, proyek tersebut umumnya tanpa drainase. Ini yang membuat jalan atau proyek jalan itu tidak berumur panjang. Belum lagi jika proyek itu dikerja asal-asalan. Kru juga menemukan kabel dan tiang listrik berserakan di tengah jalan. 

Waktu tempuh ke Simbuang hingga Puskesmas dan Pasar Simbuang 8 jam. Di lokasi sekitar Puskesmas dan Pasar itu baru terlihat aktivitas ekonomi masyarakat. Airterkini menemukan satu unit mobil truk pengangkut bantuan sembako selama Corona. Juga beberapa mobil warga setempat terparkir di rumah warga masing-masing. 

Kondisinya tampak karatan. Ini menandakan mobil-mobil tersebut jarang dipakai dan rusak akibat medan berat Simbuang-Mappak. Bahkan mobil Hilux, kendaraan operasional Airterkini, dibuat tak berdaya melewati jalan ektrim itu. Mobilnya sering mengalami kendala di jalan akibat licin. (gis).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini