by

Mahfud MD Dinilai Keliru Soal Pelonggaran PSBB

JAKARTA, AIRTERKINI.COM  – Sikap Menkopolhukam, Mahfud MD, yang mewacanakan pelonggaran aturan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai banyak pihak keliru.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, salah satu yang meminta pemerintah agar tak buru-buru melakukan relaksasi PSBB itu. Dia mengaku, masyarakat memang tak nyaman karena harus terus berdiam diri di rumah.

“Namun, demi kesehatan dan keselamatan banyak orang, relaksasi PSBB hendaknya tidak perlu terburu-buru,” anjurnya, Minggu (3/5).

Ada baiknya, rencana tersebut ditunda sampai kondisi benar-benar dianggap aman.

“Sebelum kecepatan penularan Covid-19 bisa dikendalikan dengan pembatasan sosial, relaksasi PSBB sebaiknya jangan dulu dilakukan,” sambungnya.

Mantan Ketua DPR RI ini menilai, kecepatan penularan Covid-19 masih cukup tinggi dan belum bisa dikendalikan. Hal ini diketahui dari pertambahan jumlah pasien setiap harinya.

“Terbanyak di Jakarta dengan 4.397 pasien. Sedangkan Jawa Barat dan Jawa Timur di urutan berikutnya masing-masing mencatatkan jumlah 1.000 pasien lebih,” ujarnya.

Oleh karena itu, politisi yang akrab disapa Bamsoet, menilai penerapan PSBB yang konsisten masih diperlukan.

Apalagi Jakarta sebagai episentrum Covid-19 sehingga perlu diberi waktu lebih agar mampu mengendalikan kecepatan penularan Covid-19.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu meminta agar pemerintah mengkaji penerapan PSBB di sejumlah daerah.

Selain itu, Bamsoet juga berharap penerapan relaksasi juga hendaknya mendengarkan pertimbangan kepala daerah, sama seperti mekanisme pengajuan PSBB.

“Karena diasumsikan bahwa kepala daerah paling tahu kondisi wilayahnya masing-masing,” ungkapnya. (*/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini