by

Keluarnya Perppu Pilkada 2020, Waspadai Politisasi Bansos Covid-19

KENDARI, AIRTERKINI.COM – Presiden Joko Widodo telah resmi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) No 2 tahun 2020 tentang Pemungutan Suara Pilkada Tahun 2020. Dengan demikian, Pilkada mendatang digelar Desember tahun ini.

“Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan pada bulan Desember 2020,” demikian bunyi Pasal 201A ayat (2) dalam Perppu tersebut, Selasa, 5 Mei 2020. Pemungutan suara awalnya akan digelar September. 

Namun situasi pandemi virus Corona (COVID-19) membuat pelaksanaan harus ditunda. Masih dalam Perppu. Jika pemungutan suara tidak bisa dilaksanakan Desember, pelaksanaan dijadwalkan kembali setelah bencana non-alam COVID-19 berakhir.

Menanggapi Perppu tersebut, Direktur Eksekutif Perkumpulan Pengawas Independen Indonesia (WASINDO), Tommy Tiranda, menyambut positif langkah Presiden Jokowi. “Dengan Perppu itu dapat memberi kepastian hukum dalam pelaksanaan Pilkada 2020,” ujar Tommy, di Kendari, Sultra, Rabu, 6 Mei 2020.

Meskipun demikian, Tommy mewanti-wanti calon kepala daerah petahana (incumbent) untuk tidak memanfaatkan anggaran negara dan bansos Covid-19 untuk kampanye dini. “Jangan karena sudah ada kepastian Pilkada 2020 digelar Desember, para calon kepala daerah utamanya petahana mengabaikan protokol Covid-19 dengan melakukan kegiatan-kegiatan kampanye dini,” beber Tommy.

Pria yang juga jurnalis senior ini, khawatir terjadi politisasi anggaran dan bansos, mengingat 2020 ada 270 daerah yang menggelar Pilkada. Makanya, ia berharap ada pengawasan masyarakat serta melaporkannya jika memang ada kejanggalan dan temuan di lapangan. (topan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini