by

FORMAT Minta Dua Pemda di Toraja Transparan Kelola Dana Corona

MAKASSAR, AIRTERKINI.COM – Pengelolaan dana pandemi Covid-19 di dua kabupaten di Toraja, Tana Toraja dan Toraja Utara, benar-benar menarik perhatian publik. Betapa tidak, sorotan berbagai pihak kini tertuju pada anggaran penanganan corona yang memang cukup fantastis ini. 

Kali ini, yang mendiskurs atau menyoroti adalah Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) Makassar. Forum ini meminta Pemda di dua kabupaten, Tator dan Torut, untuk transparan dalam pengelolaan dana APBD. “Kita tentunya tidak menginginkan bencana Covid-19 dimanfaatkan atau dikorupsi oleh pihak tertentu. Oleh karenanya pemerintah harus terbuka dalam penggunaan dana Covid-19.” ungkap Ketua FORMAT, Heriadi dalam rilisnya yang diterima redaksi Airterkini.com, baru-baru ini.

Menurut Heriadi, di beberapa daerah di Indonesia pemerintahnya proaktif dalam penanganan Covid-19. Misalnya dengan melakukan pendataan masyarakat yang terdampak pandemi. Yang dimaksud terkena dampak itu bukan hanya terinfeksi tetapi karena Covid-19 mereka kehilangan pekerjaan, penghasilan dan bahkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. 

Diketahui, Indonesia kini tengah berjuang menghadapi wabah Covid-19. Pemerintah bahkan menyatakan itu sebagai bencana nasional. Tak ada cara lain, harus ada upaya gotong-royong sinergi sumberdaya dan strategi dari semua komponen bangsa. Apalagi dari hari ke hari kasus positif Covid-19 terus meningkat secara signifikan. 

Begitu juga pemerintah di Toraja, semestinya memberi perhatian terhadap masyarakatnya termasuk yang berada di luar Toraja. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Ada kesan kedua pemda menutup mata dan tidak peduli dengan masyarakat Toraja di luar yang terdampak Covid-19.

Semisal, masyarakat Toraja yang ada di Makassar sebagai episentrum penyebaran Covid-19. “Kami menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara agar tersentuh sisi kemanusiaannya memberikan perhatian kepada masyarakatnya yang ada di luar Toraja,” ujar Heriadi.

FORMAT juga mengecam pihak-pihak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk komoditas ekonomi. “Dan kami menegaskan akan mengawal penggunaan uang negara dalam penanganan Covid-19 agar tidak dikorupsi dan benar tersalurkan kepada yang membutuhkan,” pungkas Ketua FORMAT. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini