by

Air Mancur Kolam Makale Habiskan Dana 7,6 M, Belum Termasuk Beban Listriknya

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM РAdanya proyek air mancur kolam Makale Tana Toraja yang menghabiskan biaya 7,6 Milliar, tentu membuat  masyarakat Toraja berharap ingin menikmati perpaduan air mancur, laser, lampu, dan musik, sesuai rencana. Namun faktanya lain. Kolam Makale di atas jam 9 malam bagai kota mati. 

Entah apa yang membuat perpaduan air mancur, laser, lampu dan musik tersebut sangat jarang diaktifkan atau dinyalakan. Airterkini.com menelusuri seberapa besar biaya beban pemakaian listrik di saat air mancur diaktifkan.

Gista, wartawan Airterkini.com, saat konfirmasi di ruang Vincentius

Manajer PLN ULP Makale, Vincentius Putra Pradana, mengatakan, perpaduan air mancur, laser dan musiknya memakai kapasitas daya sebesar 197 KVA.

Menurut Vincentius, beban biaya yang dikeluarkan Pemda Tana Toraja setiap bulannya mencapai puluhan juta rupiah jika air mancur dinyalakan rata-rata satu jam per hari. 

“Pernah kami adakan simulasi, jika air mancur Kolam Makale dinyalakan menghabiskan biaya beban listrik senilai 7880 kWh x Rp 1467,28 = Rp 11.562.166/bulan. Nilai itu muncul ketika Senin sampai Jumat air mancur dinyalakan rata-rata  1 jam per hari. Itu belum termasuk Sabtu dan Minggu. Karena setiap Sabtu dan Minggu diasumsikan menyala 2 jam,” terang Vincentius kepada Airterkini.com, di ruang kerjanya, Kamis (14/5).

Namun Vincentius tidak menjelaskan asumsi beban listrik yang harus ditanggung Pemda Tana Toraja jika air mancur Kolam Makale diaktifkan terus selama 24 jam kali setiap bulannya. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  1. kalau sangat merugikan pendapatan daerah.. untuk apa guna nya di adakan pembangunan proyek air mancur

Berita Terkini