by

Gubernur Sulsel Pertimbangkan Buka Mall Jelang Lebaran, Kemenkes: Tidak Boleh di Masa PSBB

MAKASSAR, AIRTERKINI.COM – Menjelang lebaran, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mempertimbangkan tempat-tempat perbelanjaan seperti Mall dibuka. 

Hal ini ia sampaikan saat menggelar rapat bersama dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat membahas persiapan hari raya Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi Covid-19.

“Begini, masyarakat kan sekarang butuh baju baru, butuh bahan makanan buat lebaran, sementara mal-mal ini punya banyak karyawan yang tentu kalau tidak beroperasi akan dirumahkan,” kata Nurdin Abdullah, di Gedung Manunggal, Jalan Jenderal Sudirman Jumat lalu (15/5).

Namun jika nantinya Mal di Makassar beroperasi, Nurdin Abdullah meminta komitmen pemilik dan pengelola agar menjalankan Protokol Covid-19 di area mal untuk semuanya. “Makanya kita harus bicarakan kepada mereka semua baik itu pengelola dan pemilik, mampu nggak mereka menjaga jarak dan menjalankan sesuai protokol,“ jelasnya.

Bukan hanya izin mall, Gubernur juga mempertimbangkan persiapan rencana Shalat Idul Fitri, salah satunya mengizinkan warga.

“Ini mau dibicarakan, nanti pak Walikota bisa bicara ke semua komponen tokoh agama dengan gugus tugas. Karena ini juga harus dibicarakan dengan melihat semua aspek karena semua kabupaten/kota sudah clear, tinggal makassar. Kita butuh data jadi masyarakat tunggu dulu, yang pasti keputusan MUI kita Shalat di rumah,” tuturnya.

Respon Kemenkes

Terkait kebijakan Gubernur Sulsel ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai hal itu tidak dibolehkan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

“Makassar kan PSBB to, ya mestinya nggak boleh. Ya mestinya Gubernur ngomong sama Wali Kota kan, PSBB-nya kan kota, mestinya kota yang punya peraturan daerah, peraturan walikota pelaksanaan PSBB kan bunyinya kayak apa kan nggak ngerti,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto, saat dihubungi, Jumat malam, kemarin.

Karena itu, Yuri meminta masyarakat mematuhi aturan PSBB. Ia menegaskan aturan PSBB melarang warga untuk berkerumun. “Patuhi PSBB aja lah, kalau PSBB kan memang nggak boleh kerumunan,” ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 ini. (*/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini