by

Ketua Adat: Pelaku Penoda Rumah Duka Mahasiswa IAKN Gantung Diri, Dipastikan Kena Sanksi

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Kasus Perkelahian antar pemuda di Sangalla’ kini berbuntut. Selain ditangani Polres Tana Toraja untuk proses hukumnya, kasus tersebut juga menyentuh ke tatanan adat setempat. Terutama berkaitan dengan pelaku yang menodai rumah duka almarhum mahasiswa IAKN yang bunuh diri.

Ketua Lembaga Adat Tongko Sarapung, Petrus Tangke Tandilino W.A, menegaskan, akan ada sanksi adat bagi pelaku yang menodai rumah duka 26 Mei 2020. “Ya sanksi adat sudah dipastikan ada. Kita sementara rumuskan,” kata Tandilino kepada Airterkini.com di Tongkonannya, Lengke’, Kelurahan Tongko Sarapung, Selasa (2/6).

Sebelumnya, pemuka masyarakat, To Parengnge’, dan Lurah Tongko Sarapung, bertemu langsung Kasat Reskrim Polres Tator Jon Pairunan. Dari hasil pembicaraan tersebut, mereka sepakat akan ada sanksi adat. “Sanksi dan hukum beda. Proses hukum tetap berjalan, sanksi adat pun berjalan,” ungkapnya.

BACA JUGA : Pemilik Rante kaduaja Tongkonan peduruan protes

Tandilino menambahkan, sebelum melaksanakan sanksi adat, pihaknya akan melakukan Kombongan Kalua’. Tujuannya untuk menentukan sanksi apa yang akan diambil terhadap pelaku,” ujarnya.

Sementara Parengnge’ Solo’ Palumbangan Tongkonan A’pa’ Sangalla’, Markus Malloli, atau sering disapa Papa Candra, mengatakan, Indonesia sebagai negara hukum mengedepankan proses hukum. “Soal sanksi adat tergantung kesepakatan pihak yang bersangkutan” tutur papa Candra. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini