by

Busyet…Aliran Dana Covid-19 Rp 405 Triliun Di Tangan Sri Mulyani Tak Jelas

JAKARTA, AIRTERKINI.COM – Transparansi pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 kini dipertanyakan publik. Baik dari angka pasien yang terjangkit virus hingga alokasi anggaran penanganan masih abu-abu.

Pemerintah sendiri sebelumnya mengumumkan adanya pemberian stimulus sebesar Rp405,1 triliun guna penanganan virus yang berasal dari Wuhan, China itu. Namun beragam pertanyaan pun masih menghantui publik.

“Kemana aliran duit darurat corona Rp405 triliun? Katanya di-top up hingga Rp600 triliun,” ujar aktivis Haris Rusly Moti di akun Twitternya, Selasa (2/6).

Menjawab ini, mantan Eksponen Gerakan Mahasiswa 1998 Universitas Gajah Mada (UGM) ini berjanji akan menyurati Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk meminta rincian penggunaan alokasi anggaran tersebut.

“Minggu depan saya dan Salamuddin Daeng (Analis Ekonomi dari AEPI) akan gunakan hak konstitusional sesuai UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik untuk surati Menkeu meminta rincian penggunaan tiap sen duit corona,” tegasnya. 

Dalam pemaparan pemerintah sebelumnya, besaran anggaran Rp405,1 triliun tersebut dialokasikan ke sejumlah bidang.

Bidang kesehatan mendapat jatah sebesar Rp75 triliun, meliputi perlindungan tenaga kesehatan, pembelian alat kesehatan, perbaikan fasilitas kesehatan, dan insentif dokter.

Kemudian jaring pengaman sosial atau social safety net Rp110 triliun, mencakup penambahan anggaran kartu sembako, kartu prakerja, dan subsidi listrik.

Anggaran tersebut juga digulirkan untuk insentif perpajakan dan KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebesar Rp70,1 triliun, serta pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp150 triliun. (*/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini