by

Demo Warnai Sidang Pengajuan PK Lapangan Gembira Di PN Makale, Pemda Torut Ajukan Bukti Baru

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Meski Pemda Toraja Utara dinyatakan kalah di persidangan sengketa tanah Lapangan Gembira di Mahkamah Agung (MA) lewat Putusan Kasasi, Bupati dan Masyarakat Toraja Utara nekat memenangkan Peninjauan Kembali (PK) setelah mendapatkan temuan bukti baru atau novum.  

Hal ini terbukti, Kamis (4/6), saat ratusan massa dari Toraja Utara menuju Makale berunjukrasa di depan Pengadilan Negeri Makale. Tujuan demonstrasi tersebut untuk mengawal PK dapat dikabulkan Mahkamah Agung dan dimenangkan Pemda Torut.

Demo tersebut melibatkan sejumlah elemen masyarakat Toraja yakni para Tokoh Masyarakat Torut, Pemuda, Aktivis dan Pemuka Adat, Pelajar dan Alumni SMA Negeri 2 Rantepao, serta jajaran PGRI Se-Torut. 

Salah-satu perwakilan pendemo, Sam Barumbun, dalam orasinya di depan PN Makale, mengecam dan mengutuk keras para oknum penghianat yang mengakibatkan Pemda Torut kalah dalam sidang kasasi MA, beberapa waktu lalu. Penyebab lain, kata Barumbun, diduga adanya keterlibatan mafia hukum.

Sambil berorasi, sidang pengajuan PK ini berlangsung di dalam pengadilan. Tampak hadir dua pimpinan daerah Torut, yakni Bupati Kala’tiku Paembonan dan Wabup Yosia Rinto Kadang, serta beberapa saksi Pemda Torut. Hadir pula dua Kapolres, yakni AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto (Tator) dan AKBP Yudha Wirajati Kusuma (Torut), Kajari Tana Toraja Jefri Pananging Makapedua dan sejumlah Anggota Dewan Torut.

“Bapak Hakim, semua orang mengetahui bahwa tempat itu, yang sebelumnya disebut lapangan gembira, merupakan tempat melahirkan generasi muda yang hebat. Di situ ada Sekolah, Polsek, Kantor Dinas dan sebagainya,” jelas Kala’tiku dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, sidang pengajuan PK ini tetap dalam pengamanan pihak kepolisian setempat. Menurut Kapolres Tator AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto, kekuatan personil kepolisian yang dilibatkan sebanyak 150 anggota dibantu TNI sekitar 20 orang. Ia berharap, dalam berbagai kegiatan atau aksi masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. “Saya  berharap kita saling menjaga dan saling memahami sebab kita tahu bersama  negara kita dalam bencana nasional, yaitu Covid-19. Oleh karena itu prosedur kesehatan tetap dijaga,” pintanya kepada Airterkini.com, di sela sidang. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini