by

GMS Gelar Diskusi Online Bertema Programme for International Student Assessment

MAKASSAR, AIRTERKINI.COM – Gerakan Milenial Sang Torayan (GMS) kembali menggelar Diskusi Online (Webinar Seri Ke-6) dengan mengangkat isu Pendidikan Toraja Masa Kini, Kamis (4/6). Diskusi ini berfokus pada kemampuan masyarakat Toraja untuk bersaing dalam dunia pendidikan. 

Diskusi dipandu Yulita Sirinti Pongtambing selaku moderator, melibatkan tiga narasumber yang ahli dalam bidang pendidikan. Diskusi tersebut berjalan baik dan melahirkan beragam solusi untuk pengembangan masa depan pendidikan di Toraja.

Pemateri pertama adalah Dr. Dr. Ir. Esther Sanda Manapa, MT, Dosen dan Pengajar Pekerti AA di Universitas Hasanuddin. Esther menegaskan, instansi pendidikan yang ada di Toraja memiliki hak untuk berpartisipasi dalam PISA (Programme for International Student Assessment) yang merupakan penilaian sistem pendidikan secara global dengan mengambil sampel para siswa dalam rentang usia 15 tahun.

Pemateri kedua adalah Dr. Oktavianus Pasoloran, MSi., AK., CA, Rektor Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja). Oktavianus menekankan, peran orang tua sebagai pendidik dalam keluarga sangatlah penting khususnya pada kondisi saat ini. Selain itu, menurutnya, politik anggaran harus berfokus pada infrastruktur untuk menunjang kualitas pendidikan di Toraja.

Prof. Dr. (HC) Ir. Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc, Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH), yang tampil sebagai pemateri ketiga, menganggap, evaluasi terhadap sistem pendidikan dan kualitas guru perlu dilakukan. “Tenaga pengajar yang dipersiapkan dengan baik dan benar adalah kunci keberhasilan dari sebuah sistem pendidikan,” ujar Para’pak. 

Usai pemaparan materi, sesi diskusi dibuka. Pada sesi pertama, terdapat empat orang penanya. Sedang sesi kedua enam penanya. Antusiasme peserta dengan beragam latarbelakang ilmu, sudah pasti menghasilkan berbagai pola pikir hingga membuat diskusi lebih hidup.

Mengakhiri diskusi, Gerakan Milenial Sang Torayan (GSM) diwakili Alan Christian Singkali, menyampaikan closing statement dengan penegasan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Toraja merupakan tugas bersama.

“Terkhusus kita generasi milenial. Gerakan Milenial Sang Torayan akan terus mendorong pengembangan SDM muda Toraja di berbagai sektor, melalui berbagai program pendukung yang adaptif terhadap milenial,” pungkasnya. (mgr/gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini