by

Kapolres Tator AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Pantau Ibadah Minggu Di Sangalla

TANA TORAJA, AIRTERKINI COM – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Tana Toraja tanggal 11 Juni 2020 tentang masa uji coba pelonggaran aktivitas beribadah, Kapolres Tana Toraja  AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto melakukan sosialisasi sekaligus memantau kedisiplinan warga dalam mematuhi protokoler kesehatan pencegahan Covid-19 saat ibadah Minggu (14/6).

Sekitar pukul 09.00 WITA, Kapolres Liliek Tribhawono didampingi Kapolsek Sangalla AKP Yosef Dendang serta Babinkamtibmas, memantau langsung situasi pelaksanaan Ibadah Minggu di Gereja Toraja Jemaat Buntu Masakke dan Gereja Katolik di Wilkum Sangalla.

Kapolres AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto, sedang mendengar penjelasan dari seorang anggota Jemaat salah satu Gereja di Sangalla

Orang nomor satu di jajaran Polres Tana Toraja ini, mengajak para Pendeta dan Pastor serta pengurus gereja lainnya agar menghimbau jemaatnya memanfaatkan masa uji coba pelonggaran dengan baik, sebagai dasar menuju penerapan tatanan kehidupan baru (New Normal).

“Masa uji coba ini merupakan sarana bagi pemerintah untuk menganalisa dan mengevaluasi kesiapan masyarakat menuju pemberlakuan tatanan baru atau new normal life,” ujar Kapolres. Untuk itu, dirinya berharap kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya. 

Tampak Kapolsek Sangalla, AKP Yosef Dendang, memberi penjelasan sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 terkait pelonggaran beribadah di hadapan jemaat salah satu Gereja di Sangalla

Menurut Liliek Tribhawono Iryanto, hal paling penting dari pelonggaran beribadah adalah ketaatan dan kedisiplinan warga atau jemaat dalam menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan ibadah. Antara lain, sarana rumah ibadah harus steril baik sebelum maupun sesudah digunakan, tersedia sarana cuci tangan dan sabun, wajib menggunakan masker, mengikuti proses screening pengukuran suhu tubuh yang dilakukan tim kesehatan sebelum memasuki rumah ibadah, mengatur jarak aman, dan kapasitas jemaat dibatasi 50 persen dari totalnya.

Baca Juga : kajari-makale-jefri-makapedua-safari-ke-sejumlah-mesjid

“Kita pun berharap, seluruh warga Tana Toraja disiplin mematuhi protokoler kesehatan pencegahan Covid-19, agar kita dapat menyongsong new normal life demi keberlangsungan tatanan kehidupan masyarakat di tengah pandemi Corona,” harap AKBP Liliek Tribhawono.

Dari arahan Kapolres ini, Perwakilan Gereja Katolik Pastor Bartholomeus Pararuk, menyatakan, Para Pendeta dan Pastor serta Pengurus Gereja Se-Kecamatan Sangalla siap mendukung Polres Tator dalam mengawal penerapan new normal.

Kapolres AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto berfoto bersama Majelis dan Anggota Jemaat Gereja di Sangalla

“Kami Para Pastor, Pendeta dan pengurus Gereja siap membantu Bapak Kapolres menerapkan himbauan pemerintah dan protokol kesehatan dalam penerapan New Normal kepada para jemaat Gereja,” cetus Pastor Bartholomeus.

Menindaklanjuti hal ini, Kapolsek Sangalla AKP Yosef Dendang yang mendampingi Kapolres Tana Toraja menginformasikan, pihak Gereja telah membagi pelaksanaan ibadah hari Minggu dalam 3 (tiga) kelompok waktu ibadah.

Anggota Jemaat sebelum masuk gedung Gereja diperiksa dengan Rapid Test

“Kelompok pertama, ibadah hari Minggu pukul 06.00 pagi, kelompok kedua pukul 09.00 wita, dan kelompok ketiga pukul 16.30 sore,” sebut Yosef Dendang.

Pembagian kelompok waktu ibadah ini, kata Kapolsek, bertujuan agar kerinduan warga untuk beribadah di Gereja terjawab dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan pencegahan Covid-19. 

Diketahui, masa uji coba pelonggaran beribadah ini berlaku mulai 12 hingga 28 Juni 2020. Kebijakan ini akan dievaluasi hasilnya sesuai SE Bupati Tator tanggal 11 Juni lalu. Semoga hasilnya memungkinkan pemberlakuan New Normal Life. (humaspolrest/stef)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini