by

Warga Lembang Belau dan Belau Utara Masanda Gotong Royong Perbaiki Irigasi

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Warga Lembang Belau dan Belau Utara di Kecamatan Masanda, sepakat gotong-royong memperbaiki irigasi yang sudah setahun tidak berfungsi. “Pemerintah dan masyarakat Lembang  Belau dan Belau Utara sudah bertemu, berdiskusi dan sepakat susun rencana gotong-royong perbaiki irigasi yang rusak,” ujar Kepala Lembang Belau Utara, Frederik Kumbun, 

Hal ini disampaikan Frederik dalam rapat yang digelar di Kantor Lembang Belau Utara, Masanda, Sabtu (13/6). Dikatakan, irigasi yang melintasi lembang Belau dan Belau Utara memanfaatkan sumber air dari hulu sungai Masanda. Namun, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, irigasi tersebut tidak berfungsi karena rusak akibat bencana longsor.

Pasca rusaknya irigasi, petani di Lembang Belau dan Belau Utara tidak bisa berharap mendapat hasil panen yang maksimal. Pasalnya, sebagian besar sawah di dua lembang itu mengandalkan air (tadah) hujan untuk mengairi lahan pertaniannya. Warga lembang pun meyakini kegiatan perbaikan irigasi itu sangat diperlukan demi kelancaran pengairan di sawah agar hasil panen padi maksimal. 

Gotong-royong perbaikan irigasi dilakukan tiga kali. Dimulai Senin (15/6), Jumat (19/6) dan terakhir, Jumat berikut (26/6) serta ditargetkan air sudah mengaliri sawah warga. Selain itu, warga Lembang Belau dan Belau Utara serta yang di luar dua lembang yang sawahnya memanfaatkan saluran irigasi tersebut, setuju untuk mengumpulkan iuran yang digunakan untuk pemeliharaan irigasi. 

Baca Juga : peduli-dampak-covid-19-polsek-sangalla-bantu-beras-yayasan-mapanundu

“Meski gotong-royong perbaikan irigasi melibatkan ratusan warga, namun protokol kesehatan tetap dilakukan dengan jaga jarak dan warga wajib menggunakan masker,” ujar Kalem Belau Utara.

Sementara itu, Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, didampingi Direktur PDAM setempat, Fransiscus Mangguali, yang hadir dalam pertemuan itu,  mengatakan, PDAM Tana Toraja siap membantu memperbaiki jaringan irigasi yang mengairi lembang Belau dan Belau Utara. 

“Pipa irigasi yang rusak atau pecah karena bencana alam akan diganti dengan yang baru agar air bisa kembali mengaliri sawah warga,” ungkap Welem. (*/jon)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini