by

Pemda Torut Terkesan Menutup-nutupi Informasi Penyebaran Covid-19

TORAJA UTARA, AIRTERKINI.COM – Pasien Covid-19 atau penderita virus Corona bukanlah aib yang harus ditutup-tutupi. Semakin disumbat kran informasinya, semakin tinggi resiko penyebaran penyakit tersebut. Akibatnya menjadi malapetaka bagi masyarakat. Apalagi sejauh ini penyakit tersebut dianggap momok.

Kesan inilah yang dialami awak media ini terhadap pemerintah Toraja Utara. Sebelum adanya informasi pasien terpapar Covid-19 diberitakan di beberapa media 16 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 Wita, Airterkini jauh hari sudah mengendus akan bertambahnya pasien penderita Covid-19 di Torut. Namun Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Torut, Anugerah Yaya Rundupadang, terkesan menutup diri.

Baca Juga : toraja-utara-satu-satunya-daerah-di-sulsel-diizinkan-terapkan-new-normal

SMT Bantuh 3 Bersaudara Lumpuh Di Toraja : https://youtu.be/ZgQiWON7WgY

Pasien terpapar pandemi itu beralamat di Jl Diponegoro, Gereja Kristus Gembala, Rantepao. Sebelumnya, awak media ini berkali-kali menghubungi nomor handphone jubir Satgas Covid-19, Yaya, baik lewat telepon maupun WA namun tak direspon. Konfirmasinya terkait seorang pendeta yang dikabarkan terpapar dan adanya pasien Covid-19 yang konon meninggal dan sudah dikubur.

Sayang, hingga berita ini naik tayang belum ada jawaban dari Yaya. Untuk diketahui, adanya informasi yang dikonfirmasi awak media ini bersumber dari informan Airterkini yang disebar di beberapa titik di Torut. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini