by

DPRD Tana Toraja Buntuti Anggaran Covid-19, Polisi dan Jaksa Belum Tancap Gas

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Anggaran Covid-19 untuk Kabupaten Tana Toraja sebesar 107 yang bersumber dari APBD 2020, kini sering menjadi pembahasan di kalangan anggota DPRD. Berbeda dengan lembaga kepolisian dan kejaksaan.

Kedua institusi tersebut, masih jarang muncul di media membahas soal pengawasan dana Covid-19 yang cukup besar. Padahal, berdasarkan Rapat Komisi III DPR RI tentang penanganan Covid-19, 29 April 2020, Ketua KPK, Firli Bahuri menyampaikan agar kepolisian terlibat dalam pengawasan aliran dana Covid-19. 

Hal ini disampaikan Firli mengingat kekuatan KPK tidak bisa menjangkau hingga 542 Kabupaten/Kota, 34 Propinsi dan beberapa Kementerian yang melaksanakan penganggaran penanganan Covid-19.

BACA JUGA : Akibat Covid 19 KPU Tana Toraja Buat Anggaran Baru Sebesar 19 Milliar

“Kami masyarakat berharap sinergitas kepolisian, kejaksaan dan DPRD dalam pengawasan anggaran Covid-19 berjalan maksimal,” kata Erwin, salah satu mantan aktivis mahasiswa UKI Toraja, kepada Airterkini, baru-baru ini.

Erwin mencontohkan, kinerja kepolisian dan kejaksaan Tana Toraja patut diapresiasi karena telah berhasil membongkar kasus Axelle yang dinilai sudah merugikan ribuan nasabahnya. Begitupun, kasus penyalagunaan dana Lembang dan kasus korupsi lainnya, berhasil dibongkar kepolisian dan kejaksaan. 

“Kasus penyalahgunaan dana Lembang To’ Pao Tana Toraja, kini sudah diungkap oleh kepolisian dan kejaksaan. Sekarang tahap kedua atau P21 sudah di kejaksaan.  Saya tidak tau seperti apa lagi kelanjutannya,” ungkap Erwin. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini