by

Soal Wartawan-LSM, Legislator Tator Niko Mangera Terus Sorot Koordinator Media Center Covid-19

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Sepak terjang Koordinator Media Center Satgas Covid-19 Tana Toraja Daniel Galenta soal transparansi dan peruntukan anggaran yang dikelola serta larangan ambil gambar tanpa izin terhadap wartawan dan LSM, seperti diberitakan sebelumnya media ini, memantik komentar secara beruntun anggota legislator Tana Toraja Niko Mangera. 

Anggota Dewan Tator asal Partai Golkar ini tampaknya menaruh simpati atas eksistensi Pers dan LSM di daerahnya, sehingga wajar jika ia ikut terusik dengan pemberitaan mengenai perlakuan terhadap Wartawan-LSM tersebut. Menurut Niko Mangera, kalau wartawan sudah tidak punya ruang untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang penanganan dana Covid-19 maka akan muncul pertanyaan-pertanyaan miring ada apa. “Transparansi dan accountability pengelolaan dana covid patut diduga ada sesuatu yang salah,” timpalnya kepada Airterkini, via WhatsApp, Kamis sore (9/7).

Untuk itu, tambah Abang dari Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera ini, SK Mendagri jelas mewajibkan unsur wartawan dan LSM dalam penanganan Covid-19 untuk memberitakan sekaligus mengawasi agar dana yang begitu besar dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran. “Karena ini hal baru dan masif jangan sampai ada yang justru mengambil keuntungan dalam situasi seperti ini,” tegas Niko dengan sikapnya yang ‘nothing to lose’.

Niko menekankan, wartawan dan LSM adalah corong langsung masyarakat secara informal dan sangat dibutuhkan dalam alam keterbukaan sekarang ini. “Hidupkan wartawan dan LSM sebagai kontrol sosial maka good government akan terwujud,” pintanya. Sosok Niko Mangera sejauh ini, memang dikenal dekat dengan komunitas civil society khususnya lembaga-lembaga gerakan sosial dan kemanusiaan, terlebih dengan pers dan aktivis LSM di Toraja. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini