by

Usai Dipanggil Kejati Sulsel, Kepala Pertanahan Tator Akhirnya Angkat Bicara Soal Mapongka

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Kepala Pertanahan Tana Toraja, Dekasius Sulle, memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk diperiksa, di Makassar, Senin, 13 Juli 2020, menyusul pemanggilan terhadap Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara. “Saya baru dari Manokwari Papua Barat, hari ini saya diperiksa, saya sementara dalam perjalanan ke sana,” kata Dekasius Sulle, kepada Airterkini, via handphone.

Dekasius mengakui jika dirinya dipanggil Kejati Sulsel terkait penerbitan sertifikat Mapongka. Namun, ia selaku Kepala Pertanahan dan pengambil kebijakan tertinggi tidak tahu menahu soal jumlah sertifikat yang sudah terbit terkait Mapongka. “Saya tidak tau persis jumlah sertifikat pak, karena itu peta lama, belum terdaftar,” ungkapnya.

Menurut Dekasius, soal terbitnya sertifikat di Mapongka itu terjadi di era sebelumnya. Artinya pada masa Dekasius sebagai kepala pertanahan, dirinya tidak pernah mengeluarkan sertifikat seperti ramai diperbincangkan publik saat ini. “Keluarnya sertifikat tahun 2012, semua berkas lama ya,” tegas Dekasius

Sementara rumah seorang petinggi yang berdiri kokoh di tengah hutan Buntu Kurin, kata Dekasius, belum memiliki sertifikat. “Saya tegaskan, rumah pak wakil yang ramai diperbincangkan di publik itu belum disertifikatkan. Soal apakah masuk kawasan hutan lindung atau tidak, itu wewenang kehutanan. Nanti akan dipatok semua,” ujarnya. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini