by

Jenazah Tokoh Masyarakat PARIS Yohanis Toding Tiranda Tiba di Toraja Besok

MAKASSAR, AIRTERKINI.COM – Jika tak ada aral melintang, jenazah Drs Yohanis Toding Tiranda (Tiranda senior), seorang tokoh masyarakat PARIS (Pangala’ Riu dan Sekitarnya), akan diberangkatkan dari Makassar ke Toraja Utara, Selasa malam nanti (21/7), setelah diadakan ibadah pelepasan. Saat ini, jenazah disemayamkan sementara di rumah duka, di Jalan Gotong Royong II No.10 Makassar. Awak media, menyempatkan diri bertandang ke rumah orang tua Pemimpin Redaksi Airterkini Tommy Tiranda ini.

Suasana halaman rumah duka tampak diwarnai karangan bunga, bahkan hingga ke jalan depan rumah duka. Umumnya karangan bunga datang dari jajaran Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Maklum, salah satu dari anak almarhum adalah Petinggi di Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, yakni DR Yeheskiel Minggus Tiranda SH, MH.

Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, termasuk yang memberi karangan bunga. Juga beberapa pejabat tinggi yang lain di lingkup Kemenkeu dan Ditjen Pajak. Seperti karangan bunga Sekretaris Ditjen Pajak Peni Hirjanto dan Dua Staf Ahli Menkeu, yakni Nurfransa Wira Sakti (Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak) dan Yon Arsal (Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak), serta lainnya.

Setiba di Torut sesuai rencana, menurut putra almarhum, Yusuf Tiranda, ayahandanya akan disemayamkan lagi di Tongkonan di Ulutondok, Ke’pe’, Lembang Polopadang, Kecamatan Kapala Pitu. “Bapak masih disimpan dan jika tidak ada halangan rencana pemakaman tahun depan sambil melihat perkembangan Covid,” tutur Yusuf. 

Pemandangan Karangan Bunga di Jl Gotong Royong II di Makassar

Almarhum memiliki 8 (delapan) orang anak, 6 pria dan 2 perempuan, dengan 18 cucu serta 1 cicit. Sedang ibu dari anak-anaknya, Lince Tiku Ampangallo (Almh), telah lebih dulu dipanggil Tuhan. Almarhum adalah seorang pensiunan PNS di Bekang (Perbekalan dan Angkutan) Kodam VII Wirabuana.

Diantara anaknya, terdapat seorang Dokter Spesialis Bedah, yaitu dr Yacob Massang Tiranda, SpB, yang saat ini bertugas di Banjarmasin. Putranya yang lain berdiam di Papua sebagai PNS. Selebihnya, ada yang di Palu Sulteng dan Toraja serta Makassar. 

Diketahui, Almarhum Yohanis Toding Tiranda dipanggil Tuhan dalam usia 86 tahun (terlahir 1934). Ia meninggal dengan tenang di rumah, saat sedang tidur. Sejauh ini, sejak 2005, almarhum terus dalam perawatan, dengan berobat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Ia terbilang pasien jantung dan diabetes. 

“Selamat jalan ayahanda, guru, dan partnerku dalam berdiskusi. Tauladanmu menjadi bekal bagi kami anak-anakmu untuk mengarungi lautan kehidupan yang semakin menantang ke depan,” demikian ucapan seorang putranya, Tommy Tiranda. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini