by

Tanahnya Diserobot Di Malango’, Ketua Yayasan Peduli Tondok Toraya Rony Rumengan Keberatan

TORAJA UTARA, AIRTERKINI.COM – Persoalan tanah di Toraja sering menjadi objek sengketa dalam perkara perdata para pihak. Namun, sedikit berbeda yang dialami Drs Rony Rumengan, seorang warga Rantepao, yang juga Ketua Yayasan Peduli Tondok Toraya. Objeknya berupa tanah miliknya yang terletak di jalan Andi Mappanyukki (dulu, Jl Pahlawan) di Kelurahan Malango’, Rantepao, tiba-tiba diserobot pihak lain. 

Tanah seluas 102 m2 tersebut telah bersertifikat sejak 1990 dengan sertifikat hak milik nomor 927. Di atasnya kini berdiri sebuah bangunan sementara yang difungsikan untuk tempat usaha. Selama ini, Rony, sang pemilik, berdiam di Jakarta, namun sesekali ia mondar-mandir Jakarta-Toraja. Rony kaget setelah mendengar tanahnya diserobot tetangga sekitar dengan memindahkan batas tanah tersebut.

Terlebih lagi, pihak Pertanahan Toraja Utara telah turun melakukan pengukuran tanpa menghadirkan Rony. “Tapi pengukuran itu bukan untuk pembuatan sertifikat, hanya untuk mengetahui luasan tanah yang ada,” ujar Lurah Malango’ Joni Paembonan, saat ditelepon via handphone, baru-baru ini. Airterkini melakukan penelusuran dan mendapatkan informasi kalau yang memindahkan batas tanah itu seseorang berinisial Dal atas suruhan HS.

Atas hal ini, Rony berencana akan mengambil langkah-langkah hukum dengan menuntut pihak yang diduga melakukan penyerobotan. “Ini negara hukum dan karena itu saya akan pertimbangkan upaya hukum agar persoalannya klir dan pihak yang diduga menyerobot diberi ganjaran setimpal dengan perbuatannya,” tegas wartawan senior yang mantan jurnalis Suara Pembaruan ini, pagi tadi (27/7). Pihaknya, kata Rony, segera akan menyurati Lurah Malango’ untuk dimintai klarifikasi. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini