by

Anggota Dewan Tator Randan Sampetoding, Klaim Pegang Bukti Dokumen Palsu IMB Alfamidi

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Polemik tentang keberadaan Alfamidi dengan perizinannya di Tana Toraja khususnya yang dibangun di area bandara di Mengkendek, seperti diberitakan sebelumnya media ini, kini mulai terkuak. Pasalnya, Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Golkar, Randan Sampetoding,  terang-terangan mengklaim memegang bukti kelengkapan dokumen palsu terbitnya IMB Alfamidi yang dikeluarkan Dinas PMPTSP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Tana Toraja.

“Semua izin kelengkapan dokumen dari dinas tata ruang dipalsukan oleh oknum dinas PMPTSP Tana Toraja.” Ungkap Randan Sampetoding kepada Airterkini.com, di kantor Kejari Makale, Senin (3/8). Bagian dokumen yang diduga dipalsukan oknum tersebut adalah gambar denah bangunan, BAPL dan rekomendasi kesesuaian tata ruang. Menurut Randan Sampetoding, tujuan oknum Dinas PMPTSP memalsukan dokumen persyaratan izin dari tata ruang guna penerbitan IMB Alfamidi.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang PTSP Tana Toraja Andarias Lebang akui jika issu pemalsuan dokumen kelengkapan penerbitan IMB Alfamidi dialamatkan kepada pihaknya. “Jadi begini, setelah IMB Alfamidi kami sudah terbitkan, barulah muncul tuduhan dari berbagai pihak bahwa dokumen rekomendasi terbitnya IMB dari tata ruang itu palsu,” jelas Andarias.

Ia pun merasa terbantu jika persoalan pemalsuan dokumen dari tata ruang untuk penerbitan IMB Alfamidi diungkit dan dibuka ke publik. “Sampai sekarang belum ditau siapa sebenarnya yang memalsukan dokumen dari tata ruang untuk terbitnya IMB Alfamidi. Apakah oknum Dinas  PMPTSP atau oknum Dinas Tata Ruang sendiri,” ungkapnya.

Mencuatnya dokumen palsu IMB Alfamidi tersebut berawal dari pemanggilan pihak Dinas PMPTSP setempat oleh Komisi III DPRD Tana Toraja, beberapa waktu lalu. Setelah ditanyakan kelengkapan izinnya, pihak Dinas PMPTSP dengan percaya diri menunjukkan IMB yang diduga palsu. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini