by

Rakor Dinkes Torut, Bupati Kala’tiku Paembonan Minta Komunikasi Yang Baik

TORAJA UTARA, AIRTERKINI.COM – Pelayanan di bidang kesehatan tak hanya ditentukan adanya infrastruktur dan fasilitas serta keberadaan tenaga paramedis, tapi yang terpenting bagaimana membangun komunikasi yang baik antara petugas kesehatan dengan masyarakat. 

Soal komunikasi yang baik ini, juga menjadi harapan Bupati Toraja Utara Kala’tiku Paembonan. Dia meminta aparatur negara khususnya di lingkup Dinas Kesehatan Torut hingga jajarannya ke bawah untuk memiliki komunikasi yang baik. 

“Setiap aparat kesehatan memiliki komunikasi yang baik ketika bertemu seseorang dimulai dari sapaan yang sopan dan ramah,” harapnya, saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan Dinas Kesehatan Toraja Utara, di Lantai III Gedung Perkantoran, Panga’ Tondon, Senin, 3 Agustus 2020. 

Rakor diawali dengan prosesi ibadah dipimpin Pdt Christian Tanduklangi bertema, “Tuhan Menyesal”. Tema tersebut diambil dari bacaan kitab Yeremia 18 dalam konteks bagaimana ASN dan PHT memberi pelayanan terbaik dalam pekerjaan dan kehidupan, sehingga Tuhan tidak menyesal telah mengaruniakan tanggunggungjawab tersebut . 

Rakor diikuti para Kapus (Kepala Puskesmas) dan Tenaga Medis setempat. Sedang yang hadir selain Bupati Kala’tiku Paembonan dan Kadis Kesehatan Elizabeth R Zakaria, juga Direktur RSUD Pongtiku dr. Remen Taula’ubi serta Sekdis Kominfo Anugerah Yaya Rundupadang.

Bupati Torut, dalam rakor, mengaku senang hadir apalagi diawali dengan ibadah. Dia minta cara seperti ini agar menjadi kebiasaan. “Sebab apapun yang dilaksanakan baik itu di tugas pemerintahan atau bukan, semua tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada landasan berpegang teguh pada keimanan dan takut akan Tuhan,” ucap Bupati mengarahkan.

Kala’tiku juga meminta agar tercipta pola hidup sehat di tengah masyarakat serta adanya upaya pencegahan atau tindakan preventif. “Sebab begitu banyak penyakit yang akan menyerang tubuh manusia. Sehingga peningkatan kualitas pelayanan kepada rakyat kita di Toraja Utara juga diperlukan,” timpalnya.

Mantan Sesditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendagri RI ini menambahkan, tidak kurang 96% masyarakat Torut memiliki kartu BPJS. “Ini pertanda Pemda Torut juga memiliki semangat dan tekad untuk menyehatkan rakyatnya,” terang Kala’tiku.

Menyoal pandemi Covid-19, Bupati Torut ini berpandangan, berdasarkan data dan informasi yang ada, pada prinsipnya masyarakat Torut tidak pernah terkena wabah virus corona tersebut. “Kecuali orang luar yang datang ke Toraja Utara membawa virus itu,” pungkasnya.

Hal sama dilontarkan Kadinkes Elizabeth Zakaria. Ia mengatakan, pentingnya kolaborasi serta komunikasi yang baik dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara Motivator, Ir Agustinus Parinding, mengingatkan, para tenaga medis untuk setiap saat meningkatkan kompetensi dan keahlian medisnya serta peka dalam mendengarkan keluhan pasien. “Juga tetap pada protap kesehatan di masa pandemi ini,” tekannya. (humastu-basry)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini