by

Jelang Peresmian, Kemenhub Datangkan Pesawat Kalibrasi di Bandara Toraja

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Sempat tertunda dua hari dari jadwal pendaratan yang sudah ditentukan, Rabu 12 Agustus 2020, Pesawat Kalibrasi Type XP 900 milik Direktorat Jenderal  Perhubungan Udara akhirnya berhasil mendarat di Bandara Toraja, Buntu Kunik, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja. 

Pendaratan pesawat kalibrasi Jenis XP 900 ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapan beroperasi fasilitas penerbangan. “Penerbangan bolak-balik di atas udara bukan berarti pesawat tidak bisa landing, melainkan mengecek alat bantu pendaratan. Yang harus dikalibrasi itu adalah lampu PAPI (red- Precision Approath Path Indikator),” kata Pilot Pesawat Kalibrasi Kemenhub Ditjen Perhubungan Udara, Kapten Wahyudi, kepada Airterkini.com.

Dari pantauan awak media ini, pesawat tersebut berkali-kali landing dan take off. Pilot pun mempertahankan posisi landing yang tepat. Sehingga pilot menyimpulkan lampu PAPI menjadi pedoman secara visual agar pesawat bisa landing setepat mungkin.

“Lampu PAPI sudah bisa difungsikan dan sudah ok. Itu kan tinggal disetting terus selesai. Hampir sama dengan kalibrasi timbangan, yang dilakukan agar alat ukur tersebut benar dan tepat,” jelas Anas selaku PPK Bandara Toraja.

Selain itu, kehadiran pesawat kalibrasi  sekaligus menguji peralatan navigasi, sistem komunikasi penerbangan Bandara Toraja, dan prosedur standard dalam pendaratan pesawat maupun penerbangan. 

Dari hasil uji coba pesawat kalibrasi, pihak Bandara Toraja menyimpulkan bahwa pesawat dapat beroperasi di Bandara Toraja usai rencana peresmian Presiden RI Jokowi Widodo akhir bulan ini. “Perlu dipahami pesawat kalibrasi jenis XP 900 itu bukan berarti bahwa Bandara Toraja hanya mampu disinggahi pesawat sekelas XP 900 saja. Type di atas dari itu pun bisa. Pesawat jenis XP 900 hanya sebagai objek pesawat kalibrasi atau alat ukur saja,” terang Anas.

Sementara Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, mengatakan, pihaknya akan mengkaji subsidi pesawat rute penerbangan Bandara Toraja. “Ada 3 (tiga) pesawat kerjasama dengan pemerintah. Lion, Wing dan Garuda tapi akan disubsidi,” ujar Victor.

Hal sama disampaikan Anggota Komisi III DPRD Tana Toraja dari Fraksi Demokrat, Kristian HP Lambe’. “Kita tentu mendukung  pemerintah soal subsidi operasional pesawat guna meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Toraja,” tutur Kristian.  (gis).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini