by

Lagi ‘Apes’ Mungkin, Pokja ULP Toraja Utara Batalkan Tender Rekonstruksi Tebing Pengaman

TORAJA UTARA, AIRTERKINI.COM – Kembali terjadi indikasi ‘permainan’ dalam proses lelang atau tender dilakukan Pokja ULP Toraja Utara. Dugaan ini sudah kerap terjadi dan dilansir media. Kejadiannya kali ini pada tender paket Rekonstruksi Tebing Pengaman Jalan Poros Tondon Langi’-Basokan Desa Tondon Langi’ Kecamatan Tondon Tahun Anggaran 2020 senilai Rp450 juta lebih.

Setelah diintip dan mungkin sudah mau ketahuan, bak polisi lagi kejar-kejaran dengan terduga pelaku tindak kejahatan, tender paket tersebut akhirnya dibatalkan Pokja ULP setempat. Padahal, prosesnya sudah sampai pada tahap Pembuktian Kualifikasi, dan segera di hari yang sama juga, 18 Agustus 2020 sesuai jadwal, Penetapan Pemenang. Namun ini tidak tidak kesampaian. 

Karena Pokja secara resmi mengumumkan lewat LPSE pembatalan tender paket tersebut. Alasannya klasik, tidak ada penyedia yang lolos kualifikasi sesuai dokumen pemilihan. Namun sebelum diumumkan, Pokja lebih dulu menghapus paket tersebut dari daftar paket. Terpantau, persoalan awalnya muncul karena di tahap pembuktian kualifikasi, pihak Pokja hanya mengundang 1 (satu) penyedia. 

Penyedia lain sebagai peserta tender, akhirnya menyambangi kantor Pokja ULP guna mempertanyakan alasan sehingga hanya satu penyedia diundang. Mereka gagal menemui Pokja pada saat itu. Tak kehabisan akal, penyedia tersebut lalu memantau progres tahapan tender yang ditayang dengan menyimpan secara screenshoot setiap langkah Pokja selama proses. 

Di lain pihak, personil Pokja yang dikonfirmasi dan dimintai klarifikasi atas adanya informasi dan laporan yang simpang-siur perihal dugaan adanya ‘permainan tender’ ke awak media ini, terkesan saling lempar tanggungjawab. Seolah ada yang ditutup-tutupi namun mereka enggan bertanggungjawab. Kepala LPSE Torut, Slamet, dihubungi via handphone, hingga larut malam bahkan dini hari tadi (19/8), pun tidak merespon. (Step)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini