by

Jerib Rakno Talebong: Laporan Advokasi Jhony Paulus ke Bawaslu Terlalu Dini

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Jerib Rakno Talebong, SH, MH, Praktisi Hukum yang juga Koordinator KTA (Koalisi Insan Toraja) angkat bicara soal netralitas ASN atau PNS menanggapi laporan advokasi Jhony Paulus, SH, MH tentang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Anwar Laga, seperti dilansir media ini sebelumnya. 

Koalisi Insan Toraja (KITA)

Sekretaris Toraja Transparansi itu mengadukan Anwar Laga yang juga Sekretaris Bawaslu kepada institusi tempat ia bertugas. Anwar, dalam laporan tersebut, diduga melakukan politik praktis dengan melibatkan diri membantu balon bupati tertentu mendatangi rumah salah satu pimpinan parpol setempat. Tujuannya agar parpol tersebut dapat mengusung balon bupati dimaksud. 

Menurut Jerib, laporan Jhony Paulus ke Bawaslu Tator terlalu dini alias belum masuk ke ranah pelanggaran netralitas ASN. “Perlu dipahami, Anwar adalah seorang ASN di lingkup Pemda Tana Toraja. Atasannya adalah bupati,” katanya. Sehingga wajar jika Anwar menemani bupati. Hal ini diungkapkan Jerib di hadapan sejumlah awak media saat jumpa pers di Cafe Kasimpo, Makale, Senin (24/8). 

Advokat muda ini juga mempertanyakan bukti dan saksi pendukung atas laporan tersebut. “Sampai sekarang saya belum dapat info bukti pendukung dan saksi atas laporan Jhony Paulus,” ketus Jerib. Sementara status Bupati Tator, Nicodemus Biringkanae, hingga saat ini belum jelas apakah benar-benar maju sebagai Paslon Pilkada 2020. 

“Pak Nico sekarang kan belum deklarasi untuk maju di Pilkada 2020. Jadi Pak Anwar mendampingi Pak Nico statusnya antara atasan dan bawahan. Itu yang perlu kita pahami bersama,” ujar Jerib. Namun sang Pengacara tersebut tidak merinci, dalam hal apa Anwar mendampingi bupati. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini