by

Kepala Lembang Paku Masanda Ancam Lapor Balik Soal Gapoktan

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Perseteruan antara Kepala Lembang (Kalem) Paku, Markus Lintin Paretta, dengan pihak yang melaporkannya di Kejaksaan Negeri Tana Toraja dimotori mantan Kepala Lembang Paku, Ruben Papalangi, seperti dilansir media ini sebelumnya, terus berlanjut. Pasalnya, berita tentang laporan sekelompok warga Lembang Paku itu mengundang reaksi sang Kalem.

Menurut ML Paretta, laporan tentang dirinya selama ia menjabat Kalem sampai sekarang itu, lebih berbau politis. “Apa yang salah dari kinerja saya selaku kepala lembang. Selama ini saya terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi baik soal program kegiatan maupun anggaran pembangunan di lembang. Semua ada pertanggungjawabannya. Program pembangunan yang diusulkan dimulai dari bawah, dari dusun,” ujar Kalem Paku.

Program kegiatan itu, katanya, bahkan digodok melalui anggota BPL (Badan Perwakilan Lembang) berdasarkan daerah keterwakilannya yakni dusun masing-masing. “Karena kita tidak bisa semaunya mengusulkan, harus dari bawah bahkan di bawah level dusun lagi melalui wakilnya di BPL. Selama ini hubungan saya dengan pelapor juga baik. Banyak kegiatan di lembang dia yang tangani, jadi kurang apa saya dengan dia,” ketus Markus. 

Kepada Airterkini.com via ponsel, baru-baru ini, Kalem Paku mengatakan, selaku manusia biasa, dirinya juga punya batas kesabaran. “Jujur saja kalau saya mau ungkit kesalahannya yang lalu-lalu waktu dia kepala lembang, banyak. Saya kan waktu itu ketua BPL jadi saya tahu. Tapi karena kita ini, apalagi saya sering naik di mimbar beri pelayanan firman saya masih berusaha menahan diri, kecuali kesalahannya itu berlebihan,” tuturnya.

Seperti soal program Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di era Ruben Papalangi jadi Kalem Paku. “Tentang ini saya akan laporkan karena jadi perbincangan umum di masyarakat Lembang Paku. Masyarakat banyak yang tahu dan karena itu mereka berulangkali menanyakan ke saya. Dananya kan harus bergulir melalui pengadaan kerbau yang dibagikan ke anggota kelompok, tapi ini tidak jalan,” terang ML Paretta. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini