by

Figur Yang Ditunggu Masyarakat, Kembalinya Frederik Batti Sorring Pimpin Toraja Utara

TORAJA UTARA, AIRTERKINI.COM – Awal September 2020, KPUD Toraja Utara mulai membuka kesempatan para Bakal Paslon Bupati/Wabup mendaftar. Ini berarti mulai sekarang semua partai politik sudah harus memastikan Paslon yang akan diusung dengan mengeluarkan surat keputusan, bukan lagi rekomendasi seperti yang selama ini digembar-gemborkan. Hingga saat ini, terpantau di lapangan, balon yang ada kini mengerucut menjadi 3 (tiga) Paslon. 

Ketiganya adalah Incumbent Kala’tiku Paembonan berpasangan dengan dr Etha Rimba P Tandipayung, Wabup yang sekarang Yosia Rinto Kadang berpasangan dengan Yonathan Pasodung, dan Yohanis Bassang berpasangan dengan Frederik Victor Palimbong. Satu nama lagi yang ditunggu-tunggu antero masyarakat Toraja Utara, Frederik Batti Sorring (FBS), gagal maju karena tidak berhasil mendapatkan parpol.

“Kalau memang ditahu akhirnya tidak bisa dapatkan partai politik lebih baik jalur independen, karena apalah gunanya juga kalau dapatkan parpol sementara masyarakat tidak menerima. Saya lihat figur Pak Sorring memang melekat di hati masyarakat mayoritas masyarakat Toraja Utara. Apalagi selama satu periode Kaboro’ terus mendapat sorotan publik, namanya kembali diingat masyarakat, luar biasa memang,” ujar salah seorang warga Rantepao.

Warga yang enggan disebut namanya ini mengaku loyalis dan pendukung keras FBS selama ini. Dia pun mengaku heran dengan parpol yang ada. “Saya kira kalau parpol mau besar kan kalau mencari calon yang diusung biasanya berdasarkan hasil survei. Pak Sorring kan biar mau dibolak-balik bagaimana hasil survei itu, dia tetap unggul. Itu artinya pasar, dalam hal ini mayoritas masyarakat, memberi respon positif alias sangat mendukung,” jelas sumber ini.

Karena itu, dari tiga Paslon tersebut, dia tidak berharap banyak adanya perubahan siknifikan pemerintahan dan pembangunan di Toraja Utara ke depan. “Tapi masyarakat tetap harus punya pilihan karena ini hak demokratis, tidak boleh tidak, gunakan hak pilih itu. Kalau misalnya ketiga calon tidak ada yang memenuhi harapan hati nurani, karena figur yang ditunggu gagal maju, pilih yang menurut kita masih lebih baik,” curhat warga tersebut. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini