by

Mantan Bupati, Amping Situru’, Nilai Nico-Victor Gagal Pimpin Tana Toraja

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Ada pernyataan menarik dilontarkan mantan Bupati Tana Toraja Johanis Amping Situru’, SH, terkait pemerintahan Nicodemus Biringkanae – Victor Datuan Batara (NIVI) selama satu periode memimpin Tana Toraja. Menurut Amping Situru’, banyak masalah timbul terutama soal anggaran dan pembangunan selama NIVI menjabat Bupati dan Wakil Bupati.

Hal ini dibeberkan Amping di sela pendaftaran pasangan Theofilus Allorerung-Zadrak Tombe (The-Za), di halaman kantor KPU Tana Toraja, Sabtu, 5 September 2020. Mantan Bupati Tator dua periode ini, turut mengantar Theo-Zadrak dengan iring-iringan kendaraan menuju tempat pendaftaran. Di hadapan sejumlah wartawan, Amping mengatakan, Nico telah gagal memimpin Tator.

Sebaliknya, ia memuji Theofilus Allorerung, juga mantan Bupati Tator, yang kini kembali mencalonkan diri. “Semua anak baik. Tapi yang terbaik Theo-Zadrak. Beliau (Theo, maksudnya) sudah pengalaman. Menanam sejarah di Burake, ini tidak bisa dihindari. Dia membebaskan lapangan terbang, bandara, saya yang survei, menentukan lokasi. Kami sola dua na’pu’ (kami dua orang yang berkeringat), bukan siapa-siapa,” ujar Amping.

Setelah itu pembangunan bandara dilaksanakan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. “Pembangunannya ya pusat, belum bupati. Yang survei, yang cari lokasi saya, diteruskan oleh Pak Theo, membebaskan. Saya dengar ada yang didewakan yang membangun Buntu Kunik, tidak ada itu,” jelas Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini. Amping juga menyinggung hal lain selama periode NIVI.

Diantaranya, soal defisit anggaran 65 M, anggaran Covid-19, dan gaji 13 yang belum dibayarkan. “Saya dengar ada defisit anggaran, kemana itu. Dan kemudian biaya Covid-19 74 M. Saya dengar entah benar atau tidak, Gowa saja cuma 30 M padahal penduduk kita berapa kali lipat. Nah Covid-19 di sini malah bertambah. Gaji 13 sampai sekarang tidak dibayar, bahkan saya dengar entah benar atau tidak, didepositokan,” ketus Amping dengan wajah kecewa.

Sebelumnya, pada Pilkada lalu, Amping mendukung pasangan Nico-Victor. Namun ia kecewa atas pemerintahan yang dijalankan NIVI selama ini, yang menurutnya jauh dari harapan masyarakat. “Jadi atas semuanya itu seperti saya jelaskan, saya pikir Nico gagal,” cetus Amping. Sementara Theo dan Zadrak, katanya, low-profile. “Tidak banyak bicara tapi banyak bekerja,” pungkas Amping. (step)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini