by

Anggota Dewan Tator Kristian Lambe’, Sorot Utang Miliaran NIVI Jilid I

DR Ir Kristian H.P. Lambe’, MM

TANA TORAJA, AIRTERKINI.COM – Pasangan calon Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara yang dikenal dengan akronim nama NIVI Jilid 2, terus mendapat tantangan. Selaku Incumbent atau Petahana pada Pemilukada Tana Toraja yang akan datang, pergerakannya terus diombang-ambing dengan masalah yang timbul selama periode pemerintahannya yang lalu. Berbagai sorotan muncul terhadap NIVI Jilid 1 dilontarkan sejumlah kalangan. 

Salah satu datang dari Kristian H.P. Lambe’, Anggota DPRD Tana Toraja. Kristian mempersoalkan utang puluhan miliar yang melilit pemerintahan NIVI yang lalu (I). Ini, kata dia, terjadi karena APBD dikelola tidak transparan dan tidak cermat serta perencanaan yang semrawut. “Iya APBD Tana Toraja sakit karena tidak transparan dalam pengelolaannya hingga menyisakan beban utang. Utang diatas utang menyebabkan APBD tidak sehat dan membebani rakyat,” ungkap Kristian, Kamis (8/10).

Sudah begitu, tambah Politisi Partai Demokrat Tator ini, Nicodemus Biringkanae selaku bupati, sebelum cuti kampanye, mengajukan pinjaman secara sepihak dan silent ke Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI sebesar Rp100 Miliar. Sepihak karena tanpa konsultasi dan tidak diketahui DPRD setempat. Alasan peminjaman pemulihan ekonomi malah membingungkan dan simpang siur. Pasalnya, Pemda Tator sendiri masih berutang Rp64 Miliar. 

Tujuan pinjaman itu sendiri, salah satunya untuk penyelesaian pembangunan kantor gabungan dinas yang mangkrak hingga sekarang. “Menjadi temuan dalam LHP BPK karena pinjaman tersebut peruntukannya lebih banyak membiayai infrastruktur daripada pemulihan ekonomi. Mungkin saja pinjaman itu akan dipakai untuk membayar utang, tapi masih dugaan saja secara implisit,” beber Kristian. Pihaknya, imbuhnya, berharap Pemda Tator ke depan tidak membebani daerah dan masyarakat dengan soal pinjaman. (step)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini