by

Pemuka Masyarakat Torut, Dating Palembangan, Beberkan Alasan KTP Layak Dipilih Kembali

DATING PALEMBANGAN, SE, Ak, MM

JAKARTA, AIRTERKINI.COM – Kontestasi politik menjelang Pilkada Serentak Toraja Utara, Desember 2020 yang akan datang, makin seru. Para kandidat sebanyak tiga pasang calon, yakni Yosia Rinto Kadang-Yonathan Pasodung (RINDU), Yohanis Bassang-Frederik V. Palimbong (BADE’), dan Kala’tiku Paembonan-Etha Rimba P. Tandi Payung (KALETHA), terus bermanuver dengan dukungan tim pemenangan dan relawan masing-masing. 

Berbagai kalangan baik elit politik maupun elemen masyarakat Toraja Utara yang lain, juga tak luput memberi dukungan kepada paslon yang menjadi idola dan pilihan mereka. Paling tidak, setiap warga apapun dia, tentu punya pilihan politik sebagai hak azasi yang tidak dapat dihalangi. 

Karena itu, wajar saja dari pilihan tersebut ada alasan dilontarkan setiap warga negara. Termasuk warga masyarakat Toraja atau Toraja Utara yang ada di perantauan. Seperti disampaikan Pemuka Masyarakat Torut di Jakarta, Dating Palembangan, SE, Ak., MM.

Dating mendukung Kala’tiku Paembonan sebagai Petahana kembali mencalonkan diri berpasangan dengan seorang dokter, yakni Etha Rimba P Tandi Payung. 

Alasannya, kata Dating, via WhatsApp (WA) ke redaksi Airterkini.com, Rabu siang ini (14/10), karena beberapa hal. Antara lain, Kala’tiku alias KTP telah berhasil menyelenggarakan pemerintahan dengan tatakelola yang bersih berdasarkan audit BPK dengan capaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

KTP juga dinilai telah menempatkan kepentingan umum di atas segalanya. Buktinya, ia tidak memperkaya diri sendiri dan tidak melibatkan keluarganya dalam urusan proyek.

Di mata Dating, KTP juga mampu membangun komunikasi yang sangat baik dengan stakeholder yang lain seperti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sehingga pembangunan infrastruktur Torut menjadi prioritas

Kinerja KTP yang lain adalah mengangkat peringkat pendidikan di Torut menjadi 5 (lima) besar Sulsel. Juga mendapat penghargaan nasional peringkat 2 dari Kemendagri sebagai daerah otonom baru yang sejahtera. Kemudian, di era KTP juga ditetapkan tunjangan kepala desa Rp5 juta per bulan di Sulsel.

KTP atau Kala’tiku Paembonan juga dikenal sebagai kader dan tokoh panutan nasional Gereja Toraja serta sesepuh pemuda dan mahasiswa Toraja, dengan gaya hidupnya yang begitu bersahaja.

Kesahajaannya nampak dalam kesehariaan termasuk dalam tugasnya di kantor. Ini sesuai penuturan kolega dan stafnya di Pemda Torut. “Beliau memang sangat sederhana dan jauh dari eksklusif. Bayangkan misalnya kalau ada rejeki seperti honornya misalnya, itu dibagi-bagi habis ke kami stafnya,” ujar seorang dari pegawai Pemda setempat yang enggan disebut namanya.

Hal sama juga dilontarkan seorang pejabat Eselon 2. Pejabat tersebut juga enggan disebut identitasnya. “Cuma bagusnya, beliau tidak terima pemberian. Apalagi minta uang, tidak ada itu. Itu enaknya karena beliau tidak mau bersentuhan dengan yang begitu-begitu,” tutur sang pejabat tersebut. 

Hal ini dibenarkan beberapa dari kontraktor yang ada. “Betul, beliau tidak terima uang apalagi minta, saya baru dapat bupati yang begitu, luar biasa,” ucap seorang dari kontraktor. 

Yang lebih menarik lagi, sebagai bukti kesederhanaannya, rumah KTP di Jl Swadaya Jakarta, boleh dikata nyaris kumuh. Jauh dari mewah apalagi untuk ukuran seorang pejabat selevel bupati. 

Di rumahnya, di Jl Swadaya Jakarta, Kala’tiku hanya ditemani istrinya, Linda Christine yang juga seorang Dosen IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Sedang Putri sematawayangnya, Rannusary Paembonan sudah mandiri karena statusnya telah berkeluarga. 

Dengan komposisi keluarga yang sangat minim jumlahnya ini, Kala’tiku Paembonan praktis tanpa beban soal kebutuhan hidup keluarga. Pendapatannya jelas dan cukup menghidupi tanpa perlu sumber lain. Kondisi ini menutup ruang dan potensi melakukan korupsi. 

Namun, kata Dating, keputusan terakhir menentukan paslon mana yang akan dipilih dan dicoblos terpulang kepada warga masyarakat Toraja Utara sebagai pemegang kedaulatan rakyat dengan hak suara yang dimiliki. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini