by

Pemuka Masyarakat Ini Imbau Para Kandidat Bupati Torut Fair Play, Bawaslu Diminta Berjaga-jaga

ANDI ERLINUDDIN

TORAJA UTARA, AIRTERKINI.COM – Mencermati perkembangan politik menjelang Pilkada serentak di Toraja Utara, 9 Desember mendatang, Pemuka Masyarakat Torut, Andi Erlinuddin, mengimbau kepada 3 (tiga) pasangan calon, Yosia Rinto Kadang-Yonathan Pasodung, Yohanis Bassang-Frederik V. Palimbong, dan Kala’tiku Paembonan-Etha Rimba P. Tandi Payung, dengan tim pemenangan serta relawan, dan para pendukung ketiga paslon, agar fair-play dan sportif dalam berpolitik.

Hal ini dilontarkan Erlinuddin setelah mengamati perkembangan yang ada terutama di media sosial seperti di Facebook, WhatsApp (Group WA), dan aplikasi medsos lainnya. “Jaga etika politik agar tidak saling sikut. Saya lihat sudah frontal dan terlalu jauh dari etika yang ada. Fair-play saja, dan sportif. Karena siapapun calon dengan tim pemenangan, relawan serta pendukungnya, kalau menyikut calon yang lain itu sama saja dia tidak percaya diri untuk menang,” ujarnya kepada Airterkini.com, Jumat (16/10).

Dari aspek psikologis, kata Erlinuddin, prilaku calon dengan onderbouw-nya seperti itu, sebenarnya tidak siap mental menerima risiko politik yang muncul. Menangpun, euforianya pasti berlebihan. “Saya kira tiga kandidat yang ada semuanya baik. Kita tidak bisa men-just ini buruk dan yang ini baik. Karena ketiganya tidak mungkin maju kalau tidak merasa siap dan mampu. Mereka merasa punya kapabilitas memimpin. Soal Kaboro’ dengan kinerjanya periode lalu tidak ada yang perlu dipertentangkan, baik Kala maupun Rinto,” bebernya lantang.

Begitupun dengan kehadiran wajah baru di arena Pilkada mendatang, Yohanis Bassang-Frederik V. Palimbong. “Saya kira di dunia tidak ada yang sempurna, nobody is perfect. Yanna yabangri tu kadakena calon ladipokada, sampai kapan. Jadi biarkanlah semua berjalan apa adanya, nantilah masyarakat yang menilai dan memutuskan di bilik suara, jangan ada intervensi lain seperti bagi-bagi bantuan atau money politik apalagi kalau mengintimidasi secara pisik,” tandas Erlinuddin yang juga jurnalis Indonesiasatu.co.id ini.

Kepada Bawaslu Torut sebagai salah satu komponen penyelenggara pilkada, Erlinuddin meminta agar mulai sekarang berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pelanggaran dalam masa kampanye hingga saat pemungutan suara. “Saya harap Bawaslu tidak boleh tinggal diam dan melakukan pembiaran atas dugaan pelanggaran yang terjadi. Di sini dibutuhkan kerja keras dan berintegritas dari Bawaslu. Jangan sampai jadi alat taktis dari salah satu kandidat sehingga membuat Bawaslu lewat oknum yang ada didalamnya jadi seperti kemasukan angin,” tegasnya mewanti-wanti. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini