by

Dituding Tak Netral, Kepala BPBD Tana Toraja Alfian Andilolo Dilapor ke Bawaslu

TORAJA, AIRTERKINI.COM – Seperti dilansir sebelumnya, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Tana Toraja, Alfian Andilolo, akhirnya dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Ia diduga tidak netral dalam Pilkada 2020. Pihak yang melaporkan adalah seorang warga bernama Abdul Asis Assen. Laporan itu disampaikan ke Bawaslu, Senin (2/11) pukul 18.00 WITA. 

Saat mendatangi kantor Bawaslu, Abdul Asis Assen didampingi Koordinator Tim Hukum TheZa (Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeq) Jhony Paulus, SH, MH bersama Frans Lading SH,MH. Asis membawa bukti berupa gambar screenshoot (tangkapan layar) status akun Facebook BPBD Tana Toraja yang diduga milik Alfian Andilolo. Sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), Alfian diduga melanggar karena tidak netral.

Caranya dengan menyebar berita bohong dalam Pilkada Tana Toraja. Alfian ketahuan mengunggah kalimat ajakan dan memberi spirit untuk memilih NiVi (Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara). Bunyi kalimat ajakan itu adalah “Bersama kita bisa kobarkan lagi semangat sahabat sobat NIVI, jangan lengah dan jaga kekompakan salam dua jari”.

“Ada beberapa poin pelaporan saya. Pertama, print out foto/gambar kepala BPBD Tana Toraja atas nama Alfian Andilolo yang menggunakan kostum angka 2 bersama dengan beberapa orang pendukung paslon nomor urut 2 yang mengangkat 2 jari sebagai simbol dukungan ke calon bupati nomor urut 2, yang kedua print out rilis berita tentang bantahan polmark terkait hasil survey di Pilkada Tana Toraja, dan yang ketiga print out screenshot akun Facebook BPBD Tana Toraja,” kata Adwin, sapaan akrab Asis di Facebook, kepada Airterkini.com

Bukti Penyampaian Laporan

Menurut Adwin, ada  larangan terkait netralitas ASN dalam pilkada. Salah satunya larangan membuat unggahan, tanggapan, penyebarluasan gambar, foto, maupun visi dan misi pasangan calon kepala daerah melalui media sosial atau media daring. Kenyataannya, masih ada ASN yang nekat melanggar larangan netralitas saat bergulirnya tahapan Pilkada Tana Toraja. 

“Saya berharap Bawaslu menindaklanjuti laporan dugaan netralitas ASN. Sehingga pemilu berlangsung fair play, adil, dan bersaing secara sehat dengan tidak melibatkan birokrasi pemerintahan,” ujarnya. Adwin menegaskan, ASN harus jadi contoh masyarakat dengan tidak berpolitik praktis dalam pemilu. Kalau tidak, akan jadi sorotan apalagi jika melanggar netralitas dalam tahapan pilkada.

Pihak Bawaslu Tator menerima laporan tersebut dan menyatakan segera menindaklanjuti. Prinsipnya, kata Kala’, petugas penerima laporan, Bawaslu berkomitmen menindaklanjuti laporan yang masuk. “Benar, kami telah menerima laporan saudara Asis dan tinggal menunggu tindaklanjutnya karena bukti-bukti dan saksi sudah diajukan pelapor,” jelasnya. (step)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini