by

Kepala BPKAD Bantah Kalau Pilih Kasih Dalam Pencairan Proyek

AIRTERKINI.com – Kepala Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tana Toraja, Margaretha Batara menyatakan tak sedikitpun niat membeda-bedakan para kontraktor dalam pencairan dana proyek.

“Memang ada beberapa kontraktor yang datang di ruangan saya keberatan soal pembayaran. Setelah dijelaskan barulah mereka pahami. Contoh, pencairan proyek DAK dengan DAU itu beda. Itu Perlu dipahami” kata Margaretha kepada Airterkini di ruang kerjanya, Kantor BPKAD Tana Toraja, (6/11).

Misalnya, lanjut Margaretha,Kontraktor inisial YF, keberatan dalam pencariran proyek DAU karena menilai BPKAD pilih kasih dalam pencairan dana proyek. Setelah dikroscek dokumen tersebut, barulah YF menyadari jika pencairan proyeknya belum pada waktunya.

“YF bersih keras menyatakan dokumennya masuk pada tanggal 20 September 2020. Setelah dikroscek ternyata dokumennya masuk pada 22 Oktober 2020. Jadi itu hanya diskomunikasi saja” ungkap Margaretha.

Setelah Airterkini melakukan penelusuran, benar adanya, dokumen YF masuk di BPKAD pada 20 Oktober 2020. ” Lihat sendirikan. Tanggal masuknya 22 Oktober. Bukan 20 September” terang Margaretha. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini