by

Format Warning KPU dan Bawaslu Tator

AIRTERKINI.com – Tinggal menghitung hari, pemilihan bupati dan wakil bupati Tana Toraja diselenggarakan, tepatnya 9 Desember 2020. KPU dan BAWASLU dituntut harus netral.

Forum Mahasiswa Toraja (Format) salah satu organisasi mahasiswa yang cukup diperhitungkan, me-warning KPU dan Bawaslu Tana Toraja sebagai sebagai pihak penyelenggara pilkada agar benar-benar netral.

“KPU dan Bawaslu jangan main mata dengan Paslon. Ini bahaya. Pada pilkada 2010 lalu ada konflik karena ketidaknetralan pihak penyelenggara. Oleh karena itu, kami warning KPU dan Bawaslu agar benar-benar netral” pesan salah satu Senior Format, Prilki Randan saat audance dengan KPU dan Bawaslu di kantor KPU (30/11).

Menanggapi hal demikian, ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa mengatakan, integritas dan netralitas sebagai penyelenggara pilkada harus dijunjung tinggi.

“Yakinlah, saya dengan teman-teman yang lain kami sudah disumpah, sudah komitmen bahwa kami harus netral. Di KPU tidak atas kemauannya ketua, posisi saya ini tidak sama dengan kepala dinas. Posisi saya dalam mengambil keputusan hampir sama dengan posisi ketua DPRD, selalu keputusan kolektif. Kita saja beli barang harus rapat pleno dulu” ungkap Rizal.

Hal yang sama disampaikan oleh ketua Bawaslu Tana Toraja, Serni Pindan. Ia menyampaikan, pihaknya selalu mengedepankan sikap netralitas dan menjalankan aturan sesuai yang diamanatkan undang-undang.

“Kami sudah membuktikan bahwa siapapun yang melanggar aturan, kami tidak segan-segan lakukan penindakan. Internal kami pun, kalau ada yang melanggar kami lakukan penindakan” katanya. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini