by

Penggusuran ‘Brutal’, Tinggal Jadi Kenangan

Salah satu rumah warga Torut yang tergususr. Sudah dijadikan tempat bermain anak-anak.

AIRTERKINI.com – Di masa jabatan bupati dan wakil bupati Toraja Utara, Kala’tiku Paembonan – Rinto Kadang, meninggalkan kenangan pahit bagi warganya yang pernah bermukim di sepanjang jalan bantaran sungai Sa’dan, Toraja Utara setelah rumahnya digusur.

Salah satu korban penggusuran, namanya enggan disebut, berbincang dengan Airterkini.com, tersorot, mata wanita paruh baya itu tampak memancarkan kesedihan yang mendalam.

Dia mengenang rumah yang dihuni bersama keluarganya selama belasan tahun, hancur berkeping-keping dihantam alat-alat berat.

Kala itu, sejumlah warga melakukan penghadangan terhadap penggusuran paksa, namun upaya warga itu tak digubris.

Akibat penggusuran tersebut, ia bersama keluarganya memilih kontrak rumah. “Sekarang bersama keluarga sudah kontrak. Hidup kami sekarang serba terbatas. Anak bungsu saya yang masih kuliah di Makassar, sudah tidak lanjut.” kelunya saat curhat sama jurnalis, di tempat kontrakannya, Toraja Utara (2/12).

Tak menampik, atas kejadian tersebut, ia bersama keluarganya berjanji akan selektif dan objektif dalam memilih bupati dan wakil bupati Toraja Utara yang benar-benar memahami kehidupan masyarakat kecil.(gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini