by

Ketua Bawaslu Tator: Masa Tenang Atribut Kampanye Dibersihkan, dilanggar, ada konsekuensi hukumnya.

Ketua Bawaslu Tana Toraja, Serni Pindan

AIRTERKINI.com – Ketua Bawaslu Tana Toraja, Serni Pindan, menyampaikan, masa tenang pilkada 2020, atribut kampanye harus dibersihkan mulai 6 – 8 Desember 2020.

“Mulai pukul 24.00 WITA, 6 s/d 8 Desember, apalagi pada hari H, atribut kampanye para calon bupati dan wakil bupati harus dibersihkan.” Tegas Serni Pindan saat rapat koordinasi di ruang kantor Bawaslu Tana Toraja, Makale (5/12).

Selain itu, Lanjut Serni, baik kendaraan roda dua maupun roda empat juga harus dilepas.

“Utamanya adtribut di mobil yang dibranding. Malam ini sampai besok kami beri waktu. Itu harus dilepas. Jika tidak ada konsekuensi hukumnya” katanya.

Peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menyatakan setiap orang dengan sengaja melakukan kampanye diluar jadwal waktu yang telah ditetapkan oleh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota untuk masing-masing calon, dipidana dengan penjara paling singkat 15 (lima belas) atau paling lama 3 (tiga) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.

Dalam menegakkan aturan tersebut Bawaslu dan KPU Tana Toraja bekerja sama dengan kepolisian, Satpol PP, dinas perhubungan dan sejumlah perusahaan media.

“Kita sudah bentuk tim dalam menjalankan perintah undang-undang. Mohon dipatuhi” ujar Serni. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini