by

Diklaim Bangunan Berdiri di Atas Tanah Tongkonan, Camat Sangalla’ Angkat Bicara

Camat Sangalla’, D.K. Kabangngapadang, S.H

AIRTERKINI.COM – Selaku pemerintah, Camat Sangalla ‘, DK Kabangngapadang, SH, angkat bicara terkait tanah tempat bangunan kantor camat Sangalla’, yang diklaim oleh keluarga Tongkonan Rante dan Tongkonan Banua Kasalle.

“Saya Berbicara sebagai pemerintah. Dan saya bisa juga bicara tentang tanah di Toraja. Semestinya mereka pegang teguh namanya kearifan lokal. Mari kita bermusyawarah. Apalagi mereka adalah orang panutan di Sangalla‘” kata Camat Sangalla’ kepada airterkini.com, via handphone, Kamis (25/2/2021).

Menurut Camat Sangalla ‘, berdirinya bangunan tersebut berdasarkan sertifikat, pada pemerintahan Theofilus Allorerung – Adelheid Sosang.

“Tanah tempat bangunan kantor camat ada sertifikatnya. Itu butuh proses panjang sampai itu bisa dibangun. Tidak semudah itu” Ungkap Camat Sangalla ‘.

Seyogyanya, lanjut Camat, Spanduk yang terbentang di kantor camat Sangalla’, Kantor Lembang Bullean Massa’bu dan BPP Pertanian Tana Toraja, tak perlu ada.

“Saya tidak melarang. Itu hak mereka, tapi utamakan kearifan lokal” ujarnya.

Dia menambahkan, jika tidak ada penyelesaian kekeluargaan, bisa saja lanjut ke pengadilan. “Secara hukum sertifikat juga bisa cacat dalam prosedur. Tapi secara hukum juga pembatalan sertifikat yg sdh terbit lebih dari lima tahun maka proses pembatalannya harus lewat pengadilan” tegasnya.

Diketahui spanduk ukuran 1 x 2 meter yang terbentang di kantor tersebut, bertuliskan ‘Tanah ini lokasi Tongkonanan Rante dan Tongkonan Banua Kasalle’, berdiri pada, 13 Februari 2021 hingga saat ini.

Kemudian, Keluarga dari Tongkonan Rante dan Tongkonan Banua Kasalle telah melayangkan surat pemberitahuan kepada pemerintah daerah Tana Toraja, tertanggal, 17 Februari 2021, dan ditandatangani oleh Marthen Rante Sambolinggi ‘dengan Anthon Patongloan. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini