by

Cerita ‘Burru’ Si Pencuri Kerbau Sebelum Disergap di Warung

Pencuri kerbau, Rudi

AIRTERKINI.COM – Rudi Samsudin (38 thn) adalah Salah satu pencuri seekor kerbau di dusun Lempo, Lembang Lempo, Kecamatan Rinding Allo Kabupaten Toraja Utara, pada Selasa, 2 Maret 2021. Atas aksinya, ramai diperbincangkan di media sosial.

Bayangkan, Kerbau yang ia curi langsung dieksekusi disemak-semak yang tak jauh dari pemilik kerbau itu sendiri. Ditebas, dikuliti, diambil dagingnya lalu dijual ke pemasok daging.

Namun nahas Baginya, ia disergap intelkam polres Toraja Utara, saat asyik makan dan minum bir di sarung Tarra’, Ninongan, kecamatan Sopai, Toraja Utara pada, Kamis, 4 Maret 2021, Sekitar pukul 17.30 Wita.

Bukti, meja pemilik warung Tarra’ yang sempat rusak

Sebelum disergap, Rudi masih sempat bercerita dan berspekulasi kepada pemilik warung itu.

Kepada airterkini.com, pemilik warung, namanya enggan disebut, menceritakan bahwa satu jam sebelum Rudi disergap, ia menceritakan dirinya jika dia adalah salah satu karyawan ternak ayam jago terbesar di Manado.

“Pencuri itu sudah sekian kali datang makan dan minum diwarung. Lagaknya tidak mencurigakan samasekali jika dia pencuri kelas kakap. Bayangkan dia mengaku sebagai salah satu karyawan ternak ayam jago terbesar di Manado. Dia katanya dipercayakan bosnya sebagai suplayer di Toraja. Setiap penjualan ayam jago, dapat bonus Rp 300.000” cerita si pemilik warung Tarra’ (6/3/2021).

Bahkan, pemilik warung tersebut dijanjikan Rudi seekor ayam kancingan (ayam Filipin) langsung dari Manado. “Saya dijanjikan ayam kancingan dari Manado. Pokoknya dia berlagak orang banyak uang. Dikantongnya memang tebal.” Ungkap pemilik warung itu.

Ironisnya, detik-detik penyergapan, Rudi masih sempat bertanya kepada pemilik warung. ”saya dengar-dengar ada orang kecurian kerbau ya. Kasian juga ya” tanya pencuri itu kepada pemilik warung.

Lucunya, pemilik warung tersebut malah menceritakan kronologis kejadian hilangnya seekor kerbau kepadanya” Kurang ajar, belum selesai kami cerita soal kerbau hilang, polisi datang, dia langsung disergap dan dicekik lehernya oleh petugas” ujarnya

” Ini mejaku rusak, terangkat keatas. Gara-gara memberontak saat disergap” tutur pemilik warung itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rudi bersama rekannya telah diamankan di Polres Toraja Utara sejak (4/3). (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini