by

Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Secara Arak-arakan, Diduga Menyalahi Protap

AIRTERKINI.COM – Pada, 30 Maret 2021, satu pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di RSUD Lakipadada.

Pasien itu adalah warga Gandang Batu, kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Ironisnya, Sebuah vidio, (1/4), yang menampilkan proses penguburan pasien Covid-19 tersebut, diduga menyalahi protokol kesehatan.

Vidio yang berdurasi 10 menit itu, menunjukkan, puluhan warga berarak-arakan mengantarkan jenazah pasien Covid-19 ke liang lahat.

Nampak pula, tak satupun tanda-tanda satgas Covid-19 mengawal prosesi penguburan jenazah tersebut.

Jenazah Pasien Covid-19 dikelilingi oleh puluhan orang sambil berjalan dan bernyanyi.

Dikonfirmasi, Salah Satu warga Gandang Batu, Kecamatan Mengkendek, membenarkan vidio tersebut. “Itu benar pak. Di Kampung saya itu” Kata dia kepada airterkini.com, (1/4).

Perlu diketahui, penguburan jenazah Pasien Covid-19 harus sesuai protokol kesehatan alias super ketat.

Dilansir dari Indonesia.co.id, proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 sebagai berikut:

Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19

•Jenazah harus dikubur dengan kedalaman 1,5 meter, lalu ditutup dengan tanah setinggi satu meter. Penguburan beberapa jenazah di dalam satu liang kubur dibolehkan karena kondisi darurat. Bagi jenazah beragama Islam penguburannya dilakukan bersama dengan petinya. Pemakaman jenazah dapat dilakukan di tempat pemakaman umum (TPU).

•Tanah kuburan dari jenazah pasien virus corona harus diurus dengan hati-hati. Jika ada jenazah lain yang ingin dikuburkan, sebaiknya dimakamkan di area terpisah.

•Setelah semua prosedur jenazah dilaksanakan dengan baik, maka pihak keluarga dapat turut dalam penguburan jenazah. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini