by

Kadis Pariwisata Torut: Sejak Pandemi Covid-19, Tak Ada Subsidi Untuk Pebisnis Perhotelan

Yorry R. Lesawengen

AIRTERKINI.COM – Kepala dinas pariwisata Toraja Utara, Yorry Lesawengan mengatakan, sejak pandemi Covid-19 bisnis perhotelan, wisma, restoran dan penginapan, benar-benar ajlok.

“Jika dibandingkan pada tahun 2019 dengan 2020, Turis domestik anjlok 70 persen. Sedangkan turis mancanegara anjlok 90 persen” Kata Yorry kepada airterkini di kantor dinas pariwisata Tana Toraja, Jumat (23/4/2021).

Meski demikian, Yorry mengaku, tak ada subsidi bagi pelaku bisnis perhotelan, wisma, restoran dan penginapan.

“Tidak ada subsidi untuk hotel, Restoran Wisma dan penginapan lainnya” tegas Yorry.

Menurut Yorry, sejak pandemi Covid-19, pihaknya hanya memberlakukan kebijakan pembebasan pajak terhadap pelaku usaha perhotelan, wisma, restoran dan penginapan lainnya.

“Yang kami lakukan adalah pembebasan pajak bagi pelaku bisnis perhotelan, wisma, restoran dan penginapan tapi hanya berlaku selama 3 bulan selama pandemi” jelas Yori.

Rospita Napa

Hal yang sama disampaikan oleh kepala dinas pariwisata Tana Toraja, Rospita Napa. “Tidak ada subsidi untuk hotel semenjak pandemi Covid-19. Kalau pun ada di tempat lain, ini menjadi masukan bagi pemerintah” ucap Rospita Napa di ruang kerjanya,(22/4).

Owner Wisma Rotterdam, Dina

Dikonfirmasi, pemilik hotel Rotterdam, Rantelemo Toraja Utara, Dina, mengatakan, sejak pandemi Covid-19, subsidi dari pemerintah terhadap pelaku usaha perhotelan, sebenarnya ada.

“Beberapa waktu lalu, tamu saya dari Palu, Sulawesi Tengah, kebetulan dia punya hotel juga mengatakan kepada saya bahwa subsidi untuk pelaku usaha hotel, itu sebenarnya ada” Ungkap Dina.

Dina berharap, mengingat Toraja sebagai daerah pariwisata, pemerintah daerah seyogyanya mensubsidi pelaku usaha perhotelan, wisma, restoran dan penginapan. (gis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini